oleh

Seorang Perempuan Inses dengan Ayah karena Diperintah Suami Siri

PENANEGERI, Lampung – Seorang Ibu muda disetubuhi ayah kandungnya, juga anak, dan teman suami sirinya, kasus ini terungkap setelah video mesumnya sempat viral di WhatsApp.

Seorang wanita berinisial PR dipaksa oleh suami sirinya berinisial K untuk berhubungan intim dengan ayah kandungnya berinisial M (53).

Bejatnya lagi, K suami siri PR itu memaksa PR untuk melayani nafsu dari anak kandung K dan temannya.

Belum cukup sampai situ, K menyuruh PR melakukan video call melalui WhatsApp saat berhubungan intim dengan orang lain tersebut.

K kemudian menyebarkan video mesum tersebut di WA.

“K memerintahkan PR merekam (video call) saat sedang berhubungan intim dengan orang lain. Dimana HP yang dipakai untuk merekam disimpan dalam sebuah tas yang sudah diberi lubang dan digantung di tempat tertentu atau hidden camera,” terang Kapolres Lampung Selatan AKBP M Syarhan saat menggelar konfrensi pers di mapolres setempat, Senin (21/2).

Polisi yang mengetahui adanya video mesum ini langsung bertindak cepat, setelah diselidiki, maka polisi langsung mencari K yang ternyata adalah narapidana Lapas Kelas IIA Metro yang sedang mendekam di Lapas Kelas IIA Metro karena tersandung kasus narkoba.

Setelah diusut, diketahui bahwa K menyuruh PR melakukan video call saat sedang berhubungan intim dengan orang-orang tersebut.

Namun, K meminta PR menyembunyikan ponsel yang digunakan untuk video call.

Belum cukup sampai di situ, PR juga mengaku dipaksa oleh K untuk melakukan video call sambil masturbasi.

Kepada polisi, PR mengaku sangat tertekan dengan semua yang dialaminya, karena PR terpaksa melakukan itu semua karena selalu mendapat ancaman dari K, suami sirinya.

Jika tidak mau memenuhi permintaannya, K mengancam menyebarkan rekaman video tidak senonoh yang dilakukan PR atas perintah K.

Itulah alasan PR memutuskan hubungan komunikasi dengan K dan pergi ke Jawa.

“Tersangka mengancam PR akan menyebarkan video jika tidak menuruti permintaannya. Tetapi PR merasa tertekan dan memutuskan untuk tidak lagi berkomunikasi dengan tersangka. PR pergi ke Jawa pada akhir Desember 2018 lalu,” jelas Syarhan.

Itulah awal mula beredarnya video hubungan intim PR dan ayah kandungnya.

Karena kesal, K menyebarkan video tak pantas itu melalui pesan berantai di WhatsApp.

Selain menetapkan K sebagai tersangka penyebar video, kata Syarhan, polisi juga telah memeriksa beberapa saksi dalam kasus ini.

“Untuk saat ini kita baru menetapkan K sebagai tersangka. Kita masih mendalami kasus ini lebih lanjut,” terang mantan Kapolres Pesawaran itu.

Menurutnya, video ini dibuat sekitar bulan Oktober (2018) lalu, sebelum PR pergi ke Jawa. PR sendiri mengaku tertekan dan ingin memutuskan komunikasi dengan tersangka dengan pergi ke Jawa.

“Video inses tersebut diduga disebar oleh mantan suami siri PR, berinisial K yang saat ini mendekam di LP Metro,” kata Syarhan.

Dalam video itu, seorang ayah dan anak perempuannya diduga melakukan hubungan intim.

Terkait informasi dilepasnya M (53), pelaku yang diduga melakukan hubungan inses dengan anaknya, Syarhan mengatakan, itu karena tidak ada pihak keluarga yang menyampaikan tuntutan dan memberi laporan ke polisi.

Sementara para tokoh masyarakat meminta M pergi dari desanya.

“Karena dari pihak keluarga (istri) tidak melakukan pelaporan/tuntutan. Sementara tokoh masyarakat desa setempat meminta pelaku tidak lagi berada di desa mereka,” jelas Kapolres.

Tersangka akan dijerat dengan pasal 35 UU Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dan pasal 45 ayat 1 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). (*/tribun)

Komentar

Berita Terbaru