oleh

Seorang Remaja Tunawicara Tanpa Identitas Terkatung-Katung di Bireuen

PENANEGERI, Bireuen – Seorang remaja Taufik (14) yang mengalami tunawicara (Bisu) sempat terkatung-katung, di kawasan Jalan Kampus IAI Al- Muslim Aceh, Paya Lipah, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen kini telah diserahkan ke Dinas Sosial Bireuen, Senin (23/9).

Kadis Sosial Bireuen, Drs Murdani melalui Kasi Pelayanan Rehabilitasi dan Sosial, Ery Syahreza kepada Penanegeri.com, Senin (23/9) menjelaskan, awalnya anak ini ditemukan warga dan diserahkan kepada Ketua Pemuda Payah Lipah, Peusangan dan selanjutnya diantar ke Kantor Dinsos.

Menurutnya, informasi yang berkembang, anak ini berasal dari Lhokseumawe dan kami juga telah melakukan koordinasi dengan pihak Dinas Sosial di sana.

“Diduga anak ini memiliki keterbelakangan jiwa, bahkan saat ditemukan Ia tidak mengenakan pakaian dan tidak bisa berkomunikasi. Setelah kami terima, remaja ini sudah dimandikan dan kita kenakan pakaian yang layak,” katanya.

Selanjutnya, tambah Taufik, ini telah kita rujuk ke Unit Pelayanan Intensif Psikiatri (UPIP) Bireuen guna dilakukan indentifikasi kejiwaannya, sambil menunggu pihak keluarga yang mungkin merasa kehilangan anaknya tersebut.

Baca Juga  Jelang MTQ ke 34 Tingkat Provinsi, Juara MTQ Bireuen Mulai Diseleksi

“Bagi warga mengenal maupun pihak keluarga dari anak ini, maka bisa menginformasikan, agar dapat menjemput agar dapat dibawa pulang,” harapnya.

Sebelumnya, Taufik ini sempat berkeliaran tampa mengenakan pakaian selama dua hari, di kawasan Paya Lipah, Peusangan, terakhir Ketua Pemuda Desa Paya Lipah, Suryadi menyerahkan remaja tersebut ke pihak Dinas Sosial Bireuen.

Komentar

Berita Terbaru