oleh

Serge Aurier : Reputasi Jadi Penyebab Kegagalan Saya ke Barca

PENANEGERI, Sepakbola – Serge Aurier mengatakan bahwa  perlakuan media Prancis telah mencoreng reputasinya dan menghancurkan mimpinya untuk bergabung dengan Barcelona pada musim panas.

Aurier mengalami masa sulit dengan Paris Saint-Germain di Ligue 1 setelah serangkaian insiden di luar lapangan yang membuatnya dilarang bermain oleh klub dan dipaksa untuk berlatih dengan tim cadangan.

Pemain internasional Pantai Gading  itu dikeluarkan setelah menghina rekan satu timnya (Ibrahimovic) dan mantan pelatihnya (Laurent Blanc) di media sosial, sementara dia juga mendapat hukuman penjara dua bulan yang ditangguhkan karena menyerang seorang petugas polisi di luar sebuah klub malam di Paris.

Kepergiannya dari PSG diperkirakan terjadi di jendela transfer terakhir, namun sebuah langkah baru terwujud jelang akhir transfer saat Tottenham merekrutnya untuk menggantikan Kyle Walker yang hengkang ke Manchester City.

Aurier lega bisa lepas dari kubu Paris, namun mengatakan bahwa perhatian yang ia dapatkan di Prancis bisa menurunkan kesempatan bermain bersama Lionel Messi dan Andres Iniesta.

“Saya pikir reputasi saya membuat empat atau lima tim besar Eropa takut. Saya sedang bernegosiasi dengan Barcelona, negosiasi yang sangat maju dan orang-orang di Barcelona kemudian tidak yakin apakah saya akan memiliki sikap baik jika bermain di Spanyol,” katanya kepada Canal Plus, Jumat (10/11).

“Menyedihkan karena peluang besar saya ditutup dengan cara itu. Bahkan bukan hanya Barcelona, tim lain yang saya minati juga mengundurkan diri,” tambah Serge Aurier.

Sejak pindah ke Spurs, pemain berusia 24 tahun itu telah membuat 8 penampilan di semua kompetisi, dan Aurier berharap bisa membangun reputasinya di Liga Primer.

“Pergi dari Prancis adalah pilihan yang tepat. Setelah beberapa saat, saya tidak merasa nyaman dengan pemberitaan media. Bagi saya, itu tidak akan pernah berakhir. Setelah beberapa saat, saya merasa seperti seorang tahanan dengan kamera di punggung saya,” terangnya.

“Dengan tinggal di Prancis, saya tidak akan pernah menghilangkan citra negatif. Saya ingin berkarir dengan sangat baik dan bisa menjadi andalan setiap tim yang memiliki kesempatan penuh. Spurs datang dan menawarkan kesempatan besar, saya tahu mereka adalah penantang semua kompetisi dalam beberapa tahun terakhir, Pochettino pun bisa membaca seperti apa bakat-bakat yang ada di timnya,” lanjut Aurier.

“Ini adalah pilihan menarik untuk saya dan saya ingin memberikan segalanya disini,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *