oleh

Setelah DPO, Akhirnya Mantan Anggota DPRK Langsa, Amirullah Ditangkap Kejari

PENANEGERI, Langsa – Setelah masuk daftar pencarian orang (DPO) Kejaksaan Negeri (Kejari) Langsa, akhirnya terpidana kasus ijazah palsu, Amirullah yang juga mantan anggota DPRK Langsa dari salah satu partai nasional (Parnas), Kamis (4/4) sore, ditangkap dan langsung dieksekusi ke Lapas Kelas II B Langsa.

Kajari Langsa, R Haikal SH MH, melalui Kasi Pidum, Zulhelmi SH, wartawan, mengatakan, Amiruulah, yang merupakan terpidana kasus menggunakan ijazah terbukti palsu (ijazah paket C) diamankan di rumah kontrakannya, Gampong Blang, Kecamatan Langsa Kota, Kamis (4/4) pukul 16.00 WIB.

Dijelaskannya, penangkapan itu berawal setelah pihak Kejaksaan mendapat informasi bahwa terpidana Amirullah berada di rumahnya. Kemudian, dengan pengawalan 4 anggota Polres Langsa, pihaknya langsung menuju ke rumah yang bersangkutan.

“Setibanya di rumah terpidana Amirullah, yang bersangkutan koperatif, dan bersedia untuk dilakukan ekseskusi,” ujarnya.

Lanjut Zulhelmi, eksekusi terhadap terpidana Amirullah ini berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA) RI terkait kasus ijazah palsu terhadap Amirullah, dengan vonis penjara 6 bulan dan denda Rp 100 juta subsider 3 bulan penjara.

Baca Juga  Sopir L300 Penabrak Balita di Samalanga Bireuen Diminta Menyerahkan Diri

Dalam putusan MA RI Nomor 107 K /PID/2016 Putusan Mahkamah Agung RI tanggal 7 Juni 2016, menyatakan terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 69 ayat 1 UUD RI Nomor 20 Tahun 2003 tengang sistem pendidikan nasional.

Putusan MA RI tersebut, menolak permohonan kasasi dari pemohon kasasi/terdakwa Amirullah Bin Cut Amat.

Sambung Zulhelmi, setelah turunnya putusan banding MA dari PT/Tipikor Banda Aceh, pihak Kejari Langsa telah melayangkan surat pemanggilan kepada Amirullah selama berapa kali.

Namun yang bersangkutan tidak mau mengindahkannya. Sehingga pihak Kejaksaan setempat mengeluarkan daftar pencarian orang (DPO) terhadap terpidana Amirullah tersebut.

Komentar

Berita Terbaru