oleh

Sidang Lanjutan Kasus Wartawan Bireuen, Ahli ITE Dihadirkan

PENANEGERI, Bireuen – Jaksa Penuntut umum (JPU), Muhammad Gempa Awaljon Putra SH, MH menghadirkan tiga saksi pada sidang lanjutan terhadap terdakwa M Reza (Epong Reza), di Pengadilan Negeri Bireuen, Senin (15/4).

Sidang lanjutan itu dipimpin Ketua Majelis Hakim, Zufida Hanum SH MH dengan hakim anggota Mukhtaruddin dan Rahma Novatiana SH menggantikan Mukhtar yang sedang mengikuti pelatihan.

Sidang tersebut, saksi yang dihadirkan yakni karyawan PT Takabeya Perkasa Group, Azli bin Jamaluddin.

Azli dalam ketaranganya menyebutkan, Ia sempat membaca status di Facebook Epong Reza, 27 Agustus 2018, selanjutnya melaporkannya kepada bosnya, Direktur PT Takabeya Perkasa H Mukhlis A,Md, tak lain adik kandung Bupati Bireuen, H Saifannur.

Lalu hakim menanyakan, apa reaksi Mukhlis saat melihat stasus tersebut, lalu Azli menerangkan, dari penglihatannya H Mukhlis sudah terlebih dulu mengetahui terkait psotingan status di Facebook Epong Reza.

“Saat itu, sebelum saya tunjukkan status Facebook tersebut, saya rasa bos mungkin sudah membaca beritanya terlebih dahulu. Karena beritanya tanggal 25 Agustus 2018, sementara saya melihatnya, Senin 27 Agustus. Saat itu saya masuk kantor baru saya lihat dan menunjukkan kepadanya,” kata Azli.

Baca Juga  Aceh Utara dan BRI Kerjasama Bantu BUMG Kecamatan Nisam

Selain Azli, saksi lain adalah Dr Wisman Hadi M.Hum, merupakan ahli bahasa. Menurut pendapatnya, sebagai Dosen Linguistik (Bahasa), status Facebook Epong Reza meskipun Ia copy dari link berita yang dia buat sebagai wartawan.

“Namun karena di posting di Facebook pribadinya, maka saat itu status itu bukan sebagai wartawan tapi pribadi,” sebutnya.

Ditempat yang sama, pengacara M Reza, Muhammad Ari Syaputra SH mempertanyakan terhadap saksi, apakah ada hubungan antara status yang dibuat Epong Reza di akunnya dengan berita yang Ia buat sebelumnya. Lalu Dr Wisman ini hanya menjawab singkat “bisa saja”.

Pengacara M Reza lainnya, Abdul Muthaleb SH juga sempat mempertanyakaan sertifikat keahlian saksi. Bahkan keduanya sempat terjadi perdebataan alot, terakhir ditengahi Ketua Majelis Hakim, Zufida Hanum.

Lalu saksi terakhir, Dr Dahlan Abdullah ST, M.Kom Bin Abdullah yang juga saksi ahli ITE. Dalam keterangan menyebutkan, status M Reza (Epong Reza) di Facebook pribadinya memang isinya sama dengan judul berita yang Ia buat di Media Realitas.

Dalam beritanya itu disebutkan, “Merasa Kebal Hukum Adik Bupati Bireuen Diduga Terus Gunakan Minyak Subsidi Untuk Perusahaan Raksasa”.

Baca Juga  Diduga Pungli Honor PPG, Panwascam Peudada Bireuen Dipecat

Selama persidangan juga terungkap, bahwa status yang di posting M Reza sebelumnya dicopi dari web, berita di Media Realitas dikirimkan ke WhatsApp, lalu dari WhatApp link beritanya tersebut kembali di posting ke Facebooknya.

Sidang dilanjutkan terkait kasus UU ITE wartawan liputan Bireuen, M Reza kembali dilanjutkan, Selasa (16/4) beragenda mendengarkan keterangan terdakwa, M Reza.

Komentar

Berita Terbaru