oleh

Sigurdsson Sempat Khawatir Batal ke Everton

PENANEGERI, Sepakbola – Ada kalanya Gylfi Sigurdsson takut kepindahannya dari Swansea City ke Everton tidak terealisasikan. Pemain internasional Islandia itu tiba di Goodison Park pekan lalu dengan biaya rekor klub yang dilaporkan berada di wilayah £ 45 juta.

Peralihan juga Sigurdsson terjadi beberapa minggu setelah negosiasi antara kedua klub di salah satu transfer jendela yang terlihat berlarut-larut.

“Saya pikir saya harus jujur, tentu saja ada beberapa kali dan beberapa hari yang Anda pikir ini mungkin tidak akan berhasil. Tapi untungnya manajer dan klub sangat sabar dan berhasil menyelesaikannya. Saya sangat mengapresiasi kinerja mereka dan bantuan mereka sangat besar untuk saya, ini seperti keberuntungan,” kata Sigurdsson dikutip dari ESPN, Kamis (24/8).

Sigurdsson belum bermain sejak pertandingan pra-musim Swansea melawan Barnet pada 12 Juli lalu, setelah menarik diri dari tur ke Amerika Serikat keesokan harinya saat rekan satu timnya bersiap untuk melakukan perjalanan.

Menjelaskan alasan di balik penarikannya, Sigurdsson mengatakan, “Saya pikir klub hampir menyetujui sesuatu, jadi mungkin tidak ada gunanya terbang ke sana. Tapi, begitulah ceritanya di musim panas, mereka semakin dekat dan kemudian tidak ada yang terjadi, memang disesalkan, ini seperti tidak ada yang bisa diharapkan,” tambahnya.

“Mungkin dalam beberapa hari berikutnya hal itu seharusnya terjadi, dan kemudian tidak terjadi apa-apa, jadi memang membuat waktu berjalan sangat lama, tapi memang begitulah adanya. Saya memiliki hubungan dekat tidak hanya dengan tim tapi dengan manajer karena saya benar-benar menghormatinya Tapi kita semua hanya berpikir segalanya sudah semakin dekat,” lanjut Sigurdsson.

“Saya pikir kedua klub, saya dan manajer dan bahkan tim memutuskan agar saya tetap tinggal di sini. Tapi akhirnya mereka membuka diri dan siap memberi saya peluang lebih baik. Mereka tahu keinginan saya dan saya menghargai itu,” sambungnya.

Ditanya apakah pemain asal Islandia itu bisa menjadi pemain reguler di Everton, dengan kedatangan Sandro dan Rooney untuk pos striker, pemain itu mengatakan, “Semuanya memiliki kesempatan, ini hanya tentang kerja keras dan sejauh mana keinginan Anda. Kompetisi di Inggris sangat ketat, dan juga sangat banyak, jadi saya rasa kapanpun saya dibutuhkan saya siap dan profesional,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *