oleh

Sopir Asal Langsa Ini Dua Kali Cabuli Siswi SMK Dalam Minibus

PENANEGERI, Aceh Utara – Satreskrim Polres Aceh Utara menangkap seorang sopir minibus berinisial LU (32) warga Kecamatan Langsa Kota, Kota Langsa karena mencabuli seorang siswi SMK. Tersangka ditangkap di terminal bus Kota Lhokseumawe, Rabu (19/6) kemarin.

Korban pencabulan itu adalah N (17), warga asal Kecamatan Pangkalan Susus, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Berdasarkan pengakuan korban, korban dicabuli saat dalam perjalanan menjadi penumpang bus tersebut.

“Kejadiannya sekitar pukul 00.30 WIB, Selasa (18/6) kemarin. Loaksi kejadian yaitu di pinggir jalan TM Bahrum dan di sebuah rumah di kawasan Blang Pase, Kota Langsa,” kata Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kasat Reskrim Iptu Rezki Kholiddiansyah, Kamis (20/6).

Rezki menjelaskan, kejadian bermula pada pukul 21.00 WIB, Senin (17/6) lalu, saat korban yang datang dari Pangkalan Brandan hendak menuju ke tempat ibunya di Pangkalan Susu dengan menaiki minibus jenis ADT Jumbo yang disopiri tersangka.

“Namun sesampai di Pangkalan Susu, tersangka tidak menurunkan korban. Korban langsung dibawa ke kawasan Kota Langsa. Setibanya di pinggir jalan TM Bahrum Kota Langsa, pelaku turun dari mobil dan mendekati korban yang duduk di kursi belakang. Pelaku memaksa korban agar dapat melakukan perbuatan cabul itu,” terang Iptu Rezki.

Baca Juga  Ratusan Prajurit Paskhas Terjun Penyegaran di Lanud SIM, 16 Diantaranya Wara

Setelah mencabuli, tersangka kemudian melanjutkan perjalanan membawa korban dan tiba-tiba diturunkan di sebuah rumah di kawasan Blang Pase hingga pelaku kembali melampiaskan nafsu bejatnya.

“Selanjutnya, sekira pukul 09.00 WIB, terlapor membawa korban ke Terminal Bus Lhokseumawe. Sekira Pukul 14.00 WIB, tersangka lalu berangkat membawa kembali korban ke arah Kota Langsa. Namun setiba di pinggir Jalan Medan Banda Aceh, tepatnya di Gampong Matang Ubi Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara ada razia personel Polantas,” jelasnya.

Pada saat itu, tersangka sengaja memperlambat laju kendaraannya karena razia Polisi. Kemudian korban meloncat dari dalam bus itu untuk menemukan Polisi. Selanjutnya korban dibawa ke Polres Aceh Utara untuk diperiksa.

“Berdasarkan laporan korban, Anggota Unit PPA bersama KBO Reskrim Aiptu Dapot Situmorang melakukan penyelidikan tentang keberadaan tersangka dan barang bukti. Sekitar pukul 15.00 WIB, tersangka berhasil ditangkap di terminal bus Kota Lhokseumawe, kemudian dibawa ke Polres Aceh Utara,” tandasnya.

Adapun barang bukti yang diamankan yaitu satu potong celana jeans warna biru, satu potong baju kemeja motif kotak-kotak warna biru dan beberapa alat bukti lainnya. Atas perbuatan pencabulan tersebut, tersangka dijerat UU Nomor 23, tahun 2002 tentang Perlindungan Perempuan dan Anak.

Komentar

Berita Terbaru