oleh

Sopir L300 Penabrak Warga Jangka Bireuen Diancam Hukuman Mati

PENANEGERI, Bireuen – Sopir L300, Fakri (53) warga Desa Paya Lipah Peusangan, Kabupaten Bireuen yang menabrak serta menggilas Amrizal (40), warga Jangka Masjid, Kecamatan Jangka, Bireuen terancam hukuman mati.

Kapolres Bireuen AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK melalui Kasat Reskrim Iptu Eko Rendi Oktama SH, Senin (11/2) mengatakan, tabrakan tersebut merupakan peristiwa yang berujung hingga menghilangkan nyawa orang lain secara sengaja.

“Kejadian tabrakan itu dipicu emosi pelaku karena dihentikan oleh korban Amrizal, sehingga berujung cekcok, karena sebelumnya korban dan pelaku ada permasalahan terkait laka lantas,” katanya.

Sebelum keduanya cekcok, awalnya L300 nopol BL 8386 NP yang sopiri Fakri melaju dari arah Desa Kubu menuju Desa Keude Matangeulumpang Dua, Peusangan dengan kecepatan sedang.

Tepatnya dilintasan Jalan Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Peusangan, di ujung sebelah timur jembatan Desa Kubu, Peusangan Siblah Krueng, korban Amrizal ini melaju dari arah yang sama, mengendarai sepeda motor supra BL 3243 UL dan mendahului mobil pelaku.

“Berdasarkan keterangan beberapa saksi mata di lokasi kejadian, korban Amrizal memarkirkan sepeda motornya di pinggir jalan dan sempat mencegat pelaku dengan cara berdiri di tengah jalan,” ujarnya.

Baca Juga  Danlanud Beri Penghargaan kepada Personel Paengamanan Bandara yang Gagalkan Penyelundupan Narkoba

Selanjutnya, tambah Eko Eko Rendi Oktama korban menghampiri pelaku yang saat itu berada di dalam mobil. Tiba-tiba pelaku Fakri ini langsung tancap gas, sehingga korban terjatuh dan langsung tergilas mobil pelaku.

“Saat itu pelaku kemudian menggilas tubuh korban degan mobilnya dan langsung kabur, kemudian pelaku menyerahkan diri ke Polsek Peusangan,” terangnya.

Pasca kejadian, warga langsung melarikan korban ke rumah sakit umum daerah (RSUD) dr Fauziah Bireuen, terakhir nyawanya tak tertolong dan menghembus nafas terakhir.

“Kini pelaku telah ditahan, Ia dijerat pasal 338 jo 340 KUHPidana, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara, atau hukuman mati, karena pelaku menghilangkan nyawa orang lain secara sengaja,” sebutnya.

Komentar

Berita Terbaru