oleh

Stok Penyediaan Makanan Pengungsi Rohingya di SKB Bireuen Ludes

PENANEGERI, Bireuen – Sejauh ini stok makanan untuk 79 warga etnis muslim Rohingya yang ditampung di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), Cot Gapu, Kabupaten Bireuen sudah ludes.

Belakangan, persediaan makanan untuk warga Rohingya itu masih ditanggulangi dan dipasok dari Lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT).

“Namun untuk bulan selanjutnya, apa bila tak segera dilakukan pemindahan ke Langsa, maka stok kebutuhan makanan bagi mereka tak tersedia lagi, bahkan tidak tahu siapa yang akan menanggulanginya,” ujar Koodinator petugas pengungsi Rohingya, Zulfikar, di SKB Cot Gapu, Bireuen, Rabu (28/11).

Seanjutnya, kata Zulfikar, kebutuhan makanan bagi 79 warga etnis Rohingya itu terpaksa harus menerima bantuan dari pihak donasi dan masyarakat.

Rencananya, seluruh pengungsi manusai perahu ini akan dipindahkan oleh Pemerintah Aceh ke Langsa yang akan difasilitasi International Organization for Migration (IOM), namun sejauh ini belum ada tanda-tanda akan dilakukan pemindahan.

Sementara pihak International Organization for Migration (IOM) sendiri terakhir kali mengunjungi para pengungsi Rohingya itu, 31 Agustus 2018 lalu, dan berjanji segera memindahkan pengungsi tersebut ke Langsa.

Baca Juga  Lagi, Pengungsi Rohingya Tenggelam di Laut

Tapi sayangnya, organisasi internasional yang menangani imigran ini tak pernah lagi mengunjungi pengungsi Rohingya yang ditampung di SKB Bireuen itu.

“Belakngan 79 warga rohingya yang terdiri dari 27 perempuan, 44 laki-laki  serta 8 kalangan anak-anak terpaksa berteduh di ruang terbuka, karena gedung SKB kini telah dijadikan kantor Pendidikan, Kebudayaan dan olahraga Bireuen,” sebutnya.

Komentar

Berita Terbaru