oleh

Suami Jual Istrinya via Medsos untuk Layani Sex Threesome

PENANEGERI, Malang – Polres Malang, Jawa Timur Polisi berhasil mengungkap kasus suami jual istri untuk melayani seks threesome (seks bertiga) melalui grup media sosial.

Tersangka yakni seorang suami berinisial FS (25), asal Kabupaten Lamongan, Jawa Timur ini ditangkap Satreskrim Polres Malang, Jawa Timur karena diduga telah menjual istrinya seharga Rp.3 juta.

Di hadapan petugas, tersangka mengaku menawarkan sang istri lewat grup Facebook.

FS berdalih istrinya yang meminta untuk disediakan jasa layanan seks threesome.

“Sering (istri) marah-marah kalau keinginannya (melayani hubungan badan) ditolak. Kenalnya di Facebook. Yang kenal (pelanggan) pertama istri saya,” kata FS saat gelar perkara di Mapolres Malang, Senin (24/6/2019).

FS mengaku baru satu kali menawarkan istrinya untuk melakukan seks tiga orang.

“Baru satu kali. (Istri) ditawar Rp2 juta. Belum dikasih uangnya,” ucapnya.

Polisi mengungkap praktik suami yang menjual istrinya melalui media sosial. Polisi mengamankan pasutri tersebut di salah satu hotel di Malang.

FS bersama istrinya N (27), tak berkutik saat diamankan polisi di salah satu hotel di Singosari, Kabupaten Malang.

Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung mengatakan FS menawarkan istrinya di grup facebook. FS menawarkan berhubungan tiga orang (threesome).

Ketika ada yang berminat, FS kemudian mengarahkan pria hidung belang ke salah satu hotel sebagai tempat layanan diberikan.

“Kasus ini terungkap dari penyelidikan kami, tentang adanya perilaku menyimpang dengan menawarkan istri di media sosial. Tujuannya, untuk mendapatkan uang dan memberikan layanan hubungan suami istri,” ungkap AKBP Yade kepada wartawan di Mapolres Jalan Jaksa Agung Suprapto, Senin (24/6/2019).

Kapolres mengungkapkan, dari hasil penyelidikan, tersangka menjual istrinya ke pria hidung belang dengan harga Rp3 juta untuk layanan seks threesome di salah satu hotel di wilayah Singosari yang sudah ditetapkan penyewa jasa.

Menurut Kapolres, modus operandinya, tersangka ini masuk di grup-grup Facebook dengan nama fantasi pasangan suami (fantasi pasutri).

“Jadi isinya, pasangan-pasangan suami istri yang menyediakan layanan seksual. Jadi, bukan hanya si istrinya tapi berdua,” bebernya.

FS kini ditahan di Mapolres Malang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi menjerat FS dengan Undang-Undang Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan UU Pornografi dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (*/red)

 

Komentar

Berita Terbaru