oleh

Tahun 2018, Bandara SIM Rugi 42 Miliar

-Aceh-87 views

PENANEGERI, Banda Aceh – Menurunnya tingkat kunjungan wisatawan yang datang ke Aceh menyebabkan PT Angkasa Pura Bandara Internasional Iskandar Muda Bandara (SIM) Aceh Besar saat ini masih merugi sebesar Rp 42 miliar.

“Kita memang masih merugi hingga saat ini, namun akan terus berupaya membangun kerjasama dengan seluruh pemangku kepentingan termasuk dengan Pemerintah Aceh dan Pemkab Aceh Besar untuk meningkatkan tingkat kunjungan wisatawan,” ungkap Executive General Manager PT Angkasa Pura II, Yos Suwagiyono, Jumat (15/3).

Yos menjelaskan, salah satu pendapatan bandara adalah pelayanan, termasuk di dalamnya penerbangan dan orang datang ke sebuah kawasan bukan karena bandara.

“Jika penerbangan sepi, maka pendapatan yang akan diperoleh akan terus berkurang. Karenanya perlu adanya kerjasama dan dukungan dari semua pihak dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke Aceh,” jelasnya.

Dirinya pun mengajak pihak maskapai penerbangan dan Pemerintah provinsi dan kabupaten untuk meningkatkan berbagai kegiatan wisata yang dapat menghadirkan banyak tamu yang datang ke Aceh.

“Saya yakin dengan banyaknya kegiatan yang dilaksanakan di setiap daerah dan termasuk di daerah bandara akan menjadi daya tarik bagi wisatawan dalam dan luar negeri untuk datang dan berlibur ke Aceh,” bebernya seraya menyebut angka ini meningkat dibandingkan tahun 2017 yang mencapai kerugian Rp 38 miliar.

Baca Juga  Warga Bongkar dan Pindahkan Kuburan Massal di Kajhu

Sementara, data yang dirilis BPS Aceh awal Maret kemarin disebutkan, penumpang domestik yang berangkat dari Bandara SIM pada Januari 2019 hanya 26.405 orang. Jumlah ini menurun 16,45 persen dari data Desember 2018 dan turun sebesar 35,87 persen dibandingkan Januari 2018.

“Untuk jumlah penumpang domestik yang datang pada Januari 2019 sebanyak 25.052 orang, juga mengalami penurunan sebesar 20,70 persen dibandingkan Desember 2018, serta penurunan hingga 34,89 persen dari Januari 2018,” kata Kepala BPS Aceh, Wahyudin.

Sementara, Senior General Manager of Community Develompmetn Center PT Angkasa Pura II, Wandi Anhar berharap semua pemangku kepentingan untuk bersinergi dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi diberbagai sektor dan terutama sektor wisata. Dalam hal ini, termasuk melaksanakan berbagai kegiatan yang bisa menarik tamu dari luar untuk datang ke Aceh.

“Karena dari sisi alam, budaya dan kuliner, Aceh sangat potensial untuk destinasi wisata untuk itu tinggal bagamana promosi serta manfaatkan bandara untuk pintu gerbang masuk ke Aceh,” tandas Wandi.

Komentar

Berita Terbaru