oleh

Tahun 2019, APBK-P Bireuen Capai Rp 2 Trilyun Lebih

PENANEGERI, Bireuen – Rapat Paripurna III masa persidangan I Tahun sidang 2019, DPRK Bireuen menetapkan APBK-P sebesar Rp 2.023.914.619.322.47.

Rancangan Qanun  Kabupaten Bireuen tentang anggaran pendapatan dan belanja Kabupaten Bireuen perubahan tahun anggaran 2019 kini ditetapkan menjadi Qanun Kabupaten Bireuen.

Penetapan APBK-P tersebut dipimpin Ketua DPRK Bireuen Ridwan Muhammad SE, M.Si dalam rapat ke-4, Paripurna DPRK setempat setelah mendengar Laporan Gabungan Komisi, dan pendapat akhir Fraksi-Fraksi DPRK Bireuen terhadap rancangan qanun tentang perubahan APBK Bireuen Tahun anggaran 2019, Rabu (21/8) malam.

Awalnya Pendapatan semula sebasar Rp 1.997.242.006.341 dan berkurang sebesar Rp 30.348.101.690,  jumlah pendapatan setelah perubahan sebesar menjadi Rp 1.966.893.904.651.

Belanja, semula Rp 1.966.242.006.341, bertambah Rp 27.677.612.981,47 dan jumlah belanja setelah perubahan sebesar Rp 2.023.914.619.322,47

Pembiayaan bertambah sebesar Rp 58.020.714.671.47 dan jumlah penerimaan pembiayaan setelah perubahan sebesar Rp 58.020.714.671,47

Pengeluaran semula Rp 1.000.000.000 jumlah pengeluaran setelah perubahan sebesar Rp 1.000.000.000. Jumlah pembiayaan netto setelah perubahan sebesar Rp 57.020.714.671,47

Dengan demikian anggaran pendapatan dan belanja Kabupoaten Bireuen Bireuen Perubahan Tahun Anggaran 2019 pada posisi balance (berimbang).

Baca Juga  Kapal MV Silver Sea 2 Diserahkan ke Kementerian Kelautan

Ridwan Muhammad juga mengemukakan terkait jawaban bupati tentang banyak qanun inisiatif yang telah disahkan DPRK Bireuen, namun Eksekutif belum  juga mengimplementasikannya.

“Apabila kepala daerah tidak menjalankan qanun tersebut, sama halnya tidak menjalankan perundang-undangan yang berlaku,” katanya.

Berikut rancangan qanun tentang perubahan atas aanun Kabupaten Bireuen Nomor 3 Tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah Kabupaten Bireuen untuk ditetapkan menjadi qanun Kabupaten Bireuen.

Dibagian lain, Ketua DPRK Bireuen juga menyampaikan beberapa hal dan perlu menjadi perhatian semua pihak demi pengembangan Kabupaten Bireuen kedepan, seperti dikemukakan dalam pemandangan umum fraksi-fraksi, gabungan komisi dan pendapat akhir fraksi-fraksi DPRK Bireuen.

“Anggaran yang telah disepakati ini, agar segera direalisasikan sesuai dengan pos masing-masing, sehingga dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pintanya.

Rapat paripuran DPRK tersebut turut dihadiri Bupati Bireuen, H Saifannur S.Sos, unsur Forkopimda, Plh Sekda, Kadis, Ketua KIP dan Ketua Panwaslih Bireuen serta undangan lainnya.

Komentar

Berita Terbaru