oleh

Tahun 2020, 4771 KK di Langsa Terima PKH

-Aceh-39 views

PENANEGERI, Langsa – Sebanyak 4.771 Kepala Keluarga (KK) di Kota Langsa memerima Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kemensos RI tahun 2020.

“Jumlah ini menurun dari tahun 2019 sebanyak 5.131 KK,” sebut Kepala Dinsos Langsa, Armia SP usai menempelkan stiker penerima PKH, Selasa (11/2) di Gampong Alue Beuraweh, Kecamatan Langsa Kota.

Dijelaskannya, jumlah penerima bantuan PKH dari Kemensos RI tersebut berasal dari 65 gampong dari total 66 gampong diwilayah Kota Langsa.

“Hanya 1 gampong yang tidak masuk dalam daftar penerima PKH yakni Gampong Peukan Langsa, karena daerah ini adalah Pusat Pasar Langsa,” ujar Armia.

Lanjutnya, data penerima bantuan PKH ini berdasarkan Pendataan Program Perlindungan Sosial (PPLS) 2011, dan Pemutakhiran Basis Data Terpadu (PBDT) 2015 yang lakukan Badan Pusat Statistik (BPS). Data tersebut yang digunakan Kementrian Sosial RI untuk penyaluran PKH kepada penerima tahun 2020. Selanjutnya dalam proses penyaluran PKH, penerima didampingi oleh tim pendamping PKH.

Lalu, tim pendamping PKH ini bertugas melakukan verifikasi pendidikan dan kesehatan yang menjadi syarat bagi penerima PKH, bahwa siswa PKH harus mencapai minimal 85 persen kehadiran di sekolah atau artinya aktif bersekolah.

Baca Juga  Banyak Warga Miliki KTP Tanggal Lahir yang Sama, Ini Kata Disdukcapil Aceh Utara

“Jika nantinya ditemukan di lapangan bahwa ada siswa yang masuk dalam KK penerima PKH tidak aktif lagi (tidak sekolah lagi), maka bantuan PKH ini akan ditangguhkan kepada yang bersangkutan,” ucap Armia.

Sementara itu, Koordinator PKH Kota Langsa, Mariana menyebutkan, setiap tahunnya pendamping PKH melakukan 4 pemuktahiran data bagi penerima bantuan PKH.

Setelah pemuktahiran barulah dilakukan pencairan dana PKH dan penyalurannya juga 4 kali setelah pemuktahiran data selesai dilakukan. Bantuan tunai bersyarat PKH ini disalurkan langsung ke rekening penerima melalui bank yang ditunjuk pihak terkait dari Kemensos yaitu BNI, sesuai komponen atau tanggungan anak.

Disebutkannya, ada 7 komponen penerima bantuan sosial PKH ini yaitu untuk pelajar SD Rp 225.000, pelajar SMP Rp 375.000, dan siswa SMA Rp 500.000, lansia 70 tahun Rp 750.000. Ibu hamil Rp 750.000, balita 0-6 tahun Rp 750.000, dan disabilitas berat 750.000. Namun, jika penerima banyak anak maka maksimal bantuan terbayar untuk 4 komponen saja.

Penerima PKH ini harus dipahami ditentukan langsung okeh Kemensos RI melalui PPLS tahun 2011 dan PBDT tahun 2015 yang lakukan Badan Pusat Statistik (BPS).

Baca Juga  KPH III Aceh Amankan Puluhan Ton Kayu Tanpa Dokumen

Tim pendamping mapun Dinas Sosial tidak berhak menentukan penerima PKH ini, hanya bisa melakukan pengusulan data di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang merupakan hasil musyawarah desa.

Akan tetapi, sambungnya tim pendamping PKH bisa mengusulkan pembatalan penerima bantua PKH ini, jika penerima menolak bantuan PKH karena sudah tidak layak lagi menerima.

Hadir pada kegiatan tersebut, Camat Langsa Kota, TM Taufiq SSTP MSP, Keuchik Alue Beurawe, Burhanuddin, Koordinator PKH Langsa, Mariana, dan tim pendamping PKH, serta lainnya.

Komentar

Berita Terbaru