oleh

Tak Berpakaian Sesuai Syariat Islam, Belasan Pria dan 10 Wanita Terjaring Razia

-Aceh-189 views

PENANEGERI, Lhokseumawe – Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Kota Lhokseumawe menggelar Operasi Penegakan Syariat Islam, Selasa (13/11).

Dalam razia yang dilaksanakan di depan Taman Riyadhah tersebut berhasil menjaring 16 orang pria dan 10 orang wanita dewasa.

Belasan pria dan wanita dewasa itu dinilai tidak berpakaian sesuai syariat. Kebanyakan dari pria yang melanggar syariat karena mengenakan celana pendek, sedangkan para wanita adalah yang menggunakan celana dan pakaian ketat serta tidak memakai jilbab.

Kepala Satpol PP dan WH Kota Lhokseumawe, M. Irsyadi mengatakan, operasi atau razia tersebut dilaksanakan berdasarkan Qanun atau Peraturan Daerah Nomor 11 tahun 2002 tentang  aqidah, ibadah dan syariat Islam. Selain itu, juga terkait seruan Walikota Lhokseumawe tentang larangan duduk ngangkang.

“Hal ini bertujuan untuk memperbaiki budaya di Aceh khususnya Lhokseumawe yaitu budaya syar’i. Para pelanggar syariat yang terjaring dalam operasi dimintai data diri, lalu  dibina oleh petugas, dan terakhir diberikan kain sarung untuk menutupi auratnya,” ungkap Kasat Pol-PP dan WH Lhokseumawe Irsyadi.

Disinggung tentang razia yang kerap dilakukan namun masih saja ada warga yang melanggar syariat, Irsyadi menyebut banyak warga Kota Lhokseumawe yang belum mengerti dan mengetahui apa itu syariat Islam.

“Untuk itu disetiap kesempatan kita selalu berupaya melakukan pembinaan tentang syariat Islam kepada warga Kota Lhokseumawe. Jika terdapat warga yang terjaring razia lebih dari dua kali maka akan kita proses di kantor,” tandasnya.

Komentar

Berita Terbaru