oleh

Tak Dirincikan, Dana Penanggulangan Covid Bireuen Diduga Sarat Permainan

PENANEGERI, Bireuen – Untuk penanggulangan serta penanganan Covid-19, Pemerintah Kabupaten Bireuen menganggarkan dana senilai Rp 36 miliar lebih. Alokasi dana sebesar itu perlu pengawasan dan evaluasi.

Pasalnya, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bireuen sendiri hingga kini masih menutupi penjabaran dan rincian terkait pengunaan dana yang dialokasikan kepada publik.

Bahkan dalam pertemuan dengan wartawan kemarin, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bireuen hanya menyebutkan, kalau dana sebesar Rp 36 miliar tersebut akan digunakan untuk rumah sakit umum dr Fauziah dan Dinas Sosial.

Disamping itu, dana itu juga mengalir ke Bandan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bireuen, serta Dinas Kesehatan dalam rangka mempersiapkan lokasi karantina di Batee Geulungku, Kecamatan Pandarah.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah wartawan ikut mempertanyakan rincian, kamana saja dana Rp 36 miliar diperuntukan serta untuk apa saja, sehingga diketahui masyarakat.

Menanggapi sejumlah pertanyaan, Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bireuen, Husaini SH, MM, Senin (20/4) kemarin mengaku, kalau rinciannya belum jelas dan baru sebatas diajukan.

“Saat ini yang baru dibicarakan pertama hanya masalah bidang kesehatan, bidang sosial dan untuk BPBD. Sedangkan masalah lainnya belum kita bicarakan,” terang Husaini seraya terkesan kebingungan.

Terkait rincian itu, tambahnya, pihaknya baru mengajukan beberapa dana untuk rumah sakit, Dinas sosial, Dinas Kesehatan serta BPBD Bireuen.

Dibagian lain, mantan Sekwan itu meminta agar semua pihak ikut mengawasinya sehingga tidak menyimpang, dana tersebut diajukan pihaknya tetap akan dilakukan verifikasi.

“Kita perlu ikut mengawasinya, sedangkan untuk verifikasinya akan dilakukan oleh Inspektorat Pemkab Bireuen sendiri serta Kejaksaan” sebutnya.

Disinggung sebatas mana keterlibatan media, serta media mana saja yang dilibatkan untuk kerjasama dalam merilis berita Covid-19 di Bireuen. Lagi-lagi Husaini tak memberikan jawaban yang riil, malah menjawab hal lain yang tidak ada hubungannya dengan pertanyaan tersebut.

“Ya, itu nanti akan kita bicarakan lagi, karena hari ini hanya membicarakan mengenai hasil penanganan Covid-19,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *