oleh

Tak Kunjung Diaspal, Warga Langsa Tanami Pohon Pisang di Jalan Eks Kereta Api

-Aceh-807 views

PENANEGERI, Langsa – Akibat tak kunjung diaspal hingga saat ini, masyarakat dari dua gampong yakni Gampong Paya Bujok Seleumak dan Gampong Paya Bujok Beuramo, Kecamatan Langsa Baro, menanam pohon pisang di jalan bekas rel kereta api, Selasa (24/9) sore.

Belum diaspalnya jalan tersebut, disebabkan PT KAI selaku pemegang kuasa aset tanah jalan bekas rel kereta api ini belum mengeluarkan izin.

Amatan Penanegeri.com dilapangan, selain menanam batang pohon pisang, warga juga menempel dua poster di pohon pisang yang telah bertuliskan “PT KAI Jangan Menghambat Pengaspalan jalan dan Bebaskan Jalan Untuk Kepentingan Rakyat”.

Geuchik Gampong Paya Bujok Beuramo, Zubaili didampingi Geuchik Gampong Paya Bujok Seleumak, Syafi’i kepada Penanegeri.com menuturkan, penanaman pohon pisang di jalan ini sebagai bentuk  protes warga kepada PT KAI.

“Karena perusahaan itu hingga saat ini belum memberikan izin pemakaian aset tanahnya bekas rel kepada Pemko Langsa, untuk pembangunan pengaspalan,” jelasnya.

Lanjut Geuchik, akibat belum diaspal, selain kondisi yang selalu berdebu, sehingga menganggu kenyamanan warga sekitar, di jalan ini juga sering terjadi kecelakaan terutama pagi hari, karena arus lalu lintas yang begitu padat.

Baca Juga  Warga Desa Ini Wakaf Tanah untuk Bangun Dayah Paya Pasi

“Saat pagi hari warga lebih memilih melalui jalan ini daripada Jalan Ahmad Yani baik untuk mengantarkan anaknya ke sekolah, pergi ke kantor, ataupun menuju ke pusat perbelanjaan Pasar Langsa,” ujarnya.

“Atas kondisi ini, dirinya atas nama warga mendesak PT KAI agar segera memberikan izin bekas rel kereta apinya, sehingga Pemko Langsa bisa melakukan pengaspalan,” tutup Geuchik.

Komentar

Berita Terbaru