oleh

Tak Kunjung Lakukan Tes Urine, Gadjah Puteh Tagih Janji Ketua DPRK Langsa

-Aceh-86 views

PENANEGERI, Langsa – Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRK) Kota Langsa hingga kini belum melakukan tes urine bagi seluruh anggota DPRK setempat seperti pernyataannya beberapa waktu lalu yang menyatakan siap dan segera menyurati Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Langsa.

“Pernyataan pimpinan dewan beberapa waktu lalu sepertinya hanya janji manis semata, karena hingga saat ini pelaksanaan tes urine bagi anggota legislatif tersebut tak kunjung dilakukan. Tes urine itu sangat perlu, untuk mengetahui apakah wakil rakyat Kota Langsa tersebut benar-benar bersih dari pegaruh narkoba,” demikian diungkapkan Direktur Eksekutif LSM Gadjah Puteh, Sayed Zahirsyah Almahdaly kepada Penanegeri.com, Senin (30/10) sore.

Dikatakan Sayed, dua pimpinan DPRK Langsa yakni Burhansyah dan Faisal beberapa waktu lalu telah berjanji untuk segera menyurati BNN Kota Langsa terkait pelaksanaan tes urine bagi wakil rakyat Langsa tersebut.

“Pak Burhan dan Pak Faisal beberapa waktu lalu telah menyatakan kepada sejumlah media, mereka akan segera surati BNN dan tes urine segera dilakukan,” sebutnya.

Jika janji itu tidak dipenuhi, sambung Sayed, maka masyarakat Langsa beranggapan bahwa dukungan DPRK Langsa terhadap pemberantasan narkoba hanya omong kosong dan patut dipertanyakan apakah wakil rakyat itu benar-benar bebas dari narkoba.

“Di Kota Langsa, lembaga pemerintah, mahasiswa, serta beberapa pihak lainnya telah melakukan tes urine. Namun hingga kini DPRK Langsa belum melakukannya, maka akan timbul pertanyaan besar bagi warga Langsa,” terangnya.

Disisi lain, untuk menghilangkan asumsi negatif terhadap lembaga DPRK Langsa, lanjut Sayed, pihaknya meminta kepada wakil rakyat untukĀ  segera melakukan tes urine, agar masyarakat yakin dan percaya bahwa dukungan mereka terhadap pemberantasan narkoba nyata dan benar adanya.

“Saat masa caleg lalu memang para anggota dewan telah menjalani pemeriksaan terkait narkoba, Tapi itu kan tiga tahun lalu dan bukan jaminan setelah menjadi anggota dewan, mereka terbebas dari narkoba. Buktinya, sejumlah oknum anggota dewan di daerah lain ada yang terlibat dengan kasus penyalahgunaan narkoba, mudah-mudahan di Langsa tidak ada,” tandasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *