oleh

Tak Penuhi Panggilan Polisi, Pemilik 30 Ton Kayu Ilegal Ditetapkan Sebagai DPO

PENANEGERI, Lhoskseumawe – Tak penuhi panggilan Polsek Meurah Mulia, Polres Lhokseumawe, AM (41) warga Gampong Meunasah Nga, Kecamatan Meurah Mulia, Aceh Utara, sebagai pemilik 30 ton balok kayu tanpa dokumen diduga hasil illegal logging ditetapkan sebagai DPO.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan melalui Kapolsek Meurah Mulia Iptu Bostani kepada Penanegeri.com, Jumat (8/3) menyampaikan, penyidik sudah dua kali melayangkan surat panggilan sebagai tersangka, namun AM hingga saat ini belum juga penuhi panggilan penyidik.

“Iya benar, kita sudah berupaya, menyurati yang bersangkutan, namun hingga saat ini AM tidak juga hadir untuk diperiksa. Sehingga AM kita tetapkan sebagai DPO dan terus dilakukan pengejaran,” ujar Kapolsek

“Kami berharap, kepada AM, agar lebih koperatif untuk memenuhi panggilan, tidak harus dilakukan pengejaran untuk memenuhi proses hukum, semoga AM segera menyerahkan diri, dan memenuhi dokumen lengkap terkait kasus penangkapan 30 ton balok kayu tersebut,” imbuh Iptu Bostani.

Komentar

Berita Terbaru