oleh

Tari Medley Nusantara “Peukateun Aneuk Nanggroe” Tampil Perdana di Kriya TMII

PENANEGERI, Bireuen – Tari Medley nusantara “Peukateun Aneuk Nanggroe” tim kesenian asal Kabupaten Bireuen, Aceh tampil perdana dan memukau penonton di Gita Natya Nusantara dalam rangka Expo Nusantara, HUT ke- 44 Taman Mini Indonesia Indah (TMII), di Gedung Sasana Kriya setempat, Jumat (19/4).

Tarian yang dikolaborasikan itu mengisahkan tradisi budaya beragam, di Propinsi Aceh. dengan menggabungan beberapa tarian khas Aceh, yakni Tari Ranup Lampuan, Tari Seudati dan Tari Rabbani Wahed, tarian khas Kabupaten Bireuen.

Tarian ini dimainkan oleh 45 penari dari beberapa sanggar binaan Dewan Kesenian Aceh (DKA) dan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga  Bireuen.

Kabag Humas dan Protokoler Setdakab Bireuen, Farid Maulana SE M.SM kepada Pananegeri.com, Jumat (19/4) mengatakan, penampilan tarian ini persembahan perdana serta mendapatkan aplaus dari penonton yang ikut memadati Sasana Kriya TMII.

“Tarian ini digarap oleh Novi MR, Koreografer Syeh Mulyadi dan Chandra, serta Penata Musik Evan Rinaldi dengan menampilan 45 penari,” katanya.

Di pentas seni Sasana Kriya ini turut hadir dan menyaksikan penampilan anak Bireuen yaitu ibu Plt Gubernur Aceh, Dr Dyah Erti Idawati, Ketua DPRK Bireuen, Ridwan Muhammad, SE, M.Si, Ibu Bupati Bireuen, Hj Fauziah M. Daud S.Pd, Ibu Wakil Bupati Bireuen, Hj Nurjannah Ali SE, MM serta Kepala SKPK juga undangan dari seluruh Indonesia.

Baca Juga  Sopir dan Pemudik Dites Urine di Aceh Utara

Sebelumnya, tim kesenian dari Kabupaten Bireuen diundang untuk ikut menyemarakkan HUT ke-44, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) yang dilangsung mulai 19 sampai 21 April 2019 mendatang.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bireuen, Drs Muhammad Nasir MPd kepada Penanegeri.com, Jumat (19/4) mengaku, kontingen kesenian Bireuen yang dihadirkan ke Jakarta yakni tim Gita Natya Nusantara, Citra Budaya, Festival Puncak Silat Nusantara, Festival Kuliner dan Pawai Budaya Nusantara.

“Nantinya Gita Natya Nusantara akan mengkolaborasikan kesenian “Peukaten Aneuk Nanggroe” dengan tiga tarian tradisi, Ranub Lampuan, Seudati dan Rabbani Wahed. Kalau  Citra Budaya sendiri menampilkan Rabbani Wahed, salah satu tarian khas dari Kabupaten Bireuen,” sebutnya.

Selain terian tersebut, tim kesenian Bireuen di TMI juga menampilkan sejumlah  pertunjukan seni lain, diantaranya “Putri Siwah dan Labang Donya” yang disutradarai Novianti MR.

Ketua Dewan Kesenian Bireuen, H Mukhlis AMD mengaku, pada ajang HUT ke- 44 Taman Mini, Kabupaten Bireuen ikut ambil bagian guna menyeramakan dengan menghadirkan ataksi budaya, karnaval juga kuliner khas Aceh.

“Kehadiran tim kesenian di Jakarta ini sebagai ajanag mempromosi budaya Aceh, khususnya Bireuen merupakan moment yang sangat bagus, sehingga Bireuen lebih dikenal oleh masyarakat luas,” katanya.

Komentar

Berita Terbaru