oleh

Tentara Suriah Rebut kembali kota Deir Az Zor dari ISIL/ISIS

PENANEGERI, Desk Internasional – Pasukan militer dan sekutu Suriah (Syria) telah benar-benar merebut kembali kota Deir Az Zor sebagai benteng kota terakhir kelompok bersenjata ISIL/ISIS, di negara yang dilanda perang berkepanjangan tersebut.

Pengumuman hari Jumat (3/11) oleh media pemerintah muncul setelah tentara dan milisi sekutu Suriah mengalahkan kelompok ISIL/ISIS dari kota timur yang berada di bawah pengepungan tiga tahun.

“Pasukan bersenjata, bekerja sama dengan pasukan sekutu, membebaskan kota Deir Az Zor sepenuhnya dari cengkeraman organisasi teroris Daesh,” kata sumber militer yang tidak disebutkan namanya, dengan menggunakan akronim ‘Daesh’ untuk istilah bagi kelompok ISIL/ISIS.

Deir Az Zor sebelumnya hampir seluruhnya dikendalikan oleh ISIL/ISIS sejak tahun 2014. Ini adalah kota utama dari provinsi kaya minyak.

Kampanye untuk merebut kembali kota tersebut dimulai pada bulan September 2017 ketika pasukan Suriah berhasil menghancurkan pengepungan kota selama tiga tahun oleh ISIL.

Kantor Berita Al Jazeera melaporkan bahwa pasukan Suriah kemungkinan akan menemukan sebuah kota yang hancur akibat serangan udara selama berbulan-bulan dan pertempuran sengit.

Menurut kelompok pengawas perang Observatorium Suriah, menyatakan bahwa kelompok ISIL masih menguasai sekitar 40 persen provinsi Deir Az Zor.

Unit-unit tentara bekerja sama dengan pasukan pendukung mendapatkan kembali kendali atas lingkungan al-Hamidya Deir Az Zor, kantor berita resmi SANA mengatakan, Kamis (2/11) malam.

Pasukan Suriah dan pasukan pimpinan Kurdi yang didukung oleh Amerika Serikat juga dalam sebuah upaya untuk merebut kembali provinsi timur lainnya.

Pasukan Presiden Suriah Bashar al-Assad telah didukung oleh serangan udara Rusia sejak September 2015, membantu mengubah arus dalam perang melawan ISIL/ISIS dan kelompok bersenjata lainnya.

Sementar itu, koalisi internasional yang dipimpin AS, telah memberikan dukungan udara kepada aliansi Kurdi-Arab, Pasukan Demokratik Suriah (SDF), juga memerangi ISIL di Deir Az Zor. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar