oleh

Terkait Pergantian Kepala BPKS, YARA : 17 dari 18 Geuchik di Sabang Dukung Kebijakan DKS

-Aceh-114 views

PENANEGERI, Banda Aceh – Sebanyak 17 dari 18 geuchik gampong yang ada di Sabang mendukung kebijakan Dewan Kawasan Sabang (DKS) yang menggantikan Kepala BPKS beberapa waktu lalu.

“Dari hasil pengecekan yang kami lakukan sebanyak 17 geuchik di Sabang menyatakan mendukung kebijakan DKS ini yang mengganti Kepala BPKS untuk menuju kawasan Sabang yang lebih baik,” papar Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Safaruddin di Kantor YARA, Banda Aceh, Rabu (23/1).

Dukungan itu dilakukan para geuchik dengan menandatangani surat pernyataan yang dibuat dengan dibubuhi stempel. Pengecekan dengan hasil ini pun dilakukan YARA yang awalnya penasaran tentang adanya informasi yang menyatakan bahwa para keuchik menolak kebijakan itu.

“Kita cek ke lapangan apakah benar para geuchik menolak dan atas dasar apa menentang? Ternyata tidak benar dan inilah buktinya. Para keuchik ini mendukung kebijakan DKS, tidak mungkin geuchik menentang pemerintah bahkan Walikota mereka sendiri selaku anggota DKS,” ungkapnya.

Dapat disimpulkan, lanjut Safar, dengan adanya pembuktian ini tak ada alasan untuk pihak lain menentang keputusan DKS yang mengganti pimpinan BPKS Sabang.

Baca Juga  Komunitas Kami Peduli Bireuen Mulai Bedah Rumah Mulyadi

“Jadi tidak ada alasan lagi kebijakan ini di tentang oleh siapa pun,” tambahnya.

Salah satu geuchik yang tak menandatangani pernyataan itu adalah Geuchik Gampong Cot Bak U, Kecamatan Suka Jaya, Sabang yakni Adnan Hasyim atau yang akrab disapa dengan Yah Nan. YARA pun tak mengetahui mengapa yang bersangkutan menolak kebijakan DKS.

“Kita tidak tahu, intinya beliau menolak. Bahkan untuk statmen yang pernah diberikan beberapa waktu lalu dengan membawa Forum Geuchik Sabang itu kita tidak tau apa alasannya,” jelas Safaruddin yang juga ditanyain terkait pernyataan Yah Nan Beberpaa waktu lalu bahwa para keuchik di kota Sabang menolak putusan DKS.

Bahkan, Yah Nan sempat mengatakan pihaknya akan membongkar dosa yang pernah dilakukan pihak YARA melalui jalur hukum.

“Kalau soal itu silahkan saja, kita terima. Kalau memang ada yang mau diungkap silahkan saja asal sesuai prosedur,” tambah Safar.

Seperti diketahui sebelumnya, Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah selaku Ketua DKS memberhentikan Said Fadhil sebagai Kepala BPKS. Hal ini pun sempat menimbulkan pro kontra di sejumlah pemberitaan media massa.

Komentar

Berita Terbaru