oleh

Terlibat Narkoba, Tiga Personel Polres Bireuen Diberhentikan Tidak Hormat

PENANEGERI, Bireuen – Melanggar Kode Etik sebagai anggota Polri, tiga personel Polres Bireuen dilakukan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) digelar dalam bentuk upacara di lapangan Hijau 97 Wira Pratama, Mapolres setempat, Selasa (3/12).

Namun ketiga anggota polisi yang PTDH  tersebut tidak hadir saat upacara atau In absensia itu.

Ketiga personel yang di Pecat Tidak Dengan Hormat (PTDH) tersebut adalah, Briptu Boby Rinaldi, Brigadir Muksalmina serta Brigadir Muchlish.

Kapolres Bireuen AKBP Gugun Hardi Gunawan, SIK, M.Si didampingi Kabag Sumda AKP Ichsan dan Kasie Propam Ipda Tarmizi mengatakan, ketiga personel yang di PTDH tersebut telah terbukti melanggar kode etik sebagai anggota polri.

“Ketiga personel ini ada yang positif narkoba dan telah lama disersi, artinya tidak masuk dinas selama 35 hari berturut -turut,” ujarnya.

Padahal, sambung Kapolres, selama ini sudah berulangkali mengingatkan kepada seluruh anggota untuk tidak main-main dengan narkoba, dan sanksinya PTDH.

Gugun menyebutkan, Polri adalah aparat negara penegak hukum yang senantiasa harus tetap taat terhadap hukum serta perundang-undangan yang berlaku.

Baca Juga  Tuntut Bayar SHT, Ratusan Pensiunan Karyawan Serbu Kantor Pusat PTPN I Langsa

“Komitmen pimpinan Polri terhadap anggota yang terlibat narkoba tetap akan diproses PTDH sebagaimana dimaksud dalam pasal 11 huruf (B) dan (C) jo pasal 13 ayat 1 PP RI Nomor 1 tahun 2003 tentang pemberhentian anggota polri,” sebutnya.

Seluruh personel Polres Bireuen, harap Gugun tetap harus taat hukum dan perundang-undangan yang berlaku, ikut memberikan pelayanan kepada masyarakat, dengan melindungi, melayani dan mangayomi, bukan malah memberikan contoh yang tidak baik.

“Dalam aturannya, sebagai anggota polri tidak boleh bertindak arogansi terhadap masyarakat, karena saat ini masyarakat adalah mitra polri yang harus diberikan contoh terbaik,” pintanya.

Komentar

Berita Terbaru