oleh

Terlibat Pencabulan Anak di Bawah Umur, Kakek Ini Diamankan ke Polres Bireuen

PENANEGERI, Bireuen – Pria lanjut usia berinisial BI (54), warga Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen terpaksa diamankan pihak Kepolisian Polres Bireuen akibat dugaan terlibat pencabulan anak dibawah umur.

Pelaku BI ditangkap di rumahnya, kawasan Simpang Mamplam, Bireuen, Selasa (27/8) setelah polisi menerima pengaduan dari ibu korban.

Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK MSi melalui Kasat Reskrim, Iptu Rezki Kholiddiansyah SIK kepada Penanegeri.com, Selasa (10/9) mengatakan, BI ini ditangkap dan diamankan setelah menerima laporan dari orangtua korban.

“Setelah  menerima laporan tersebut, tim lapangan kembali mempelajari dan menyelidiki, terkait laporan tersebut. Terakhir dari hasil di lapangan dan laporkan ternyata benar telah terjadi pencabulan,” katanya.

Dijelaskan Rezki Kholiddiansyah, kronologis kejadiannya, Jumat (30/8) sekira pukul 14.00 WIB, dimana korban Bunga  (4) sedang bermain dengan anak pelaku di rumah tersengka BI ini.

Selanjutnya korban lelah dan tertidur diruang tamu rumah BI, dan saat  korban sedang tidur, diduga pelaku melakukan hal yang tidak terpuji, apa lagi korban merupakan anak tetangganya yang seharusnya dilindungi.

Baca Juga  Di Langsa, Bawang Putih Tembus Rp 80 Ribu Perkilo

Untuk mengungkap kebenaran terkait kasus, Tim penyidik juga telah memintai keterangan sejumlah saksi, mencari barang bukti, pemeriksaan medis, dan akhirnya BI ditetapkan sebagai tersangka.

“Namun hingga kini BI sendiri tak mau mengakui dan tetap membantah kalau ia melakukan perbuatan tidak senonoh itu,” terangnya.

Untuk mengungkap dan pemeriksaan, tambah Rezki Kholiddiansyah penyidik tidak lagi memfokus terhadap pengakuan pelaku. Sebab sesuai bukti, keterangan saksi, dan keterangan pendukung lainnya seperti hasil visum sendiri, maka BI sudah bisa ditetapkan sebagai tersangka.

“Aturan sekarang tidak harus menunggu pengakuan pelaku,  lalu baru ditetapkan sebagai tersangka. Tapi berdasarkan alat bukti, keterangan saksi, hasil visum termasuk keterangan korban, pelaku langsung ditetapkan sebagai tersangka,” sebut Kasat Reskrim Rezki Kholiddiansyah yang baru sepekan ini bertugas di Polres Bireuen itu

Untuk kasus ini, pelaku dijerat Pasal 81 Undang- Undang RI Nomor 35 tahuh 2014 tentang perubahan atas Undang – Undang RI, nomor 23 tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara dan maksimal 15 tahun.

Komentar

Berita Terbaru