oleh

Terlibat Persetubuhan Paksa, Tiga Remaja Tanggung di Bireuen Ditangkap

PENANEGERI, Bireuen – Polres Bireuen menangkap tiga remaja tanggung yang terlibat persetubuhan paksa terhadap seorang korban di disebuah rumah kosong, di Desa Tambu, Kecamatan Simpang Mamplam, Bireuen, Selasa ( 28/5) sekira pukul 01.30 WIB.

Ketiga pelaku yang diamankan itu berisial Sai Bin M (21), warga Desa Peunulot Baroh, Is bin Sof (19) warga Desa Tambu dan Hen bin Ah (20) warga Meunasah Meuria, Simpang Mamplam, Bireuen.

Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK MSi melalui Kasat Reskrim Iptu Eko Rendi Oktama SH kepada Penanegeri.com, Selasa (28/5) malam mengatakan, setelah mendapat pengaduan pihak keluarga korban, Tim Ospnal Satreskrim di pimpin KBO Reskrim dan didampingi Kapolsubsektor Simpang Mamplam bergerak ke desa Peunulot Baroh.

Menurut Eko Rendi Oktama diamankan ketiga tersangka ini setelah pihak keluarga merasa keberatan atas perilaku ketiga remaja tanggung ini dan melaporkannya ke Polres Bireuen untuk pengusutan lebih lanjut.

“Sekira pukul 01.00 WIB tim tiba di desa Peunulot Baroh,  Simpang Mamplam melakukan pengamatan terhadap tersangka sekira pukul 01.30 WIB dan di desa itu, Tim Opsnal menemukan tersangka dan mengamankan mereka dengan upaya paksa yang sedang main catur,” katanya.

Baca Juga  Mayat Lelaki Tak Dikenal di Krueng Aceh Diduga Korban Pembunuhan

Ketiga tersangka yang ikut terlibat persetubuhan terhadap anak dibawah umur itu kemudian dinamakan ke Mapolres untuk  penyidikan lebih lanjut.

Dijelaskan Kasat Reskrim, berdasarkan keterangan korban, awalnya salah seorang tersangka menjemput korban di tempat korban selama ini berjualan jagung, di Desa Pulo Lawang Kecamatan Jeumpa, Bireuen.

“Setelah itu korban dibawa ke salah satu rumah kosong, di Dea Tambu, Simpang Mamplam, Bireuen. Sesampainya korban dan salah seorang tersangka ini dirumah tersebut, ternyata di rumah kosong itu sudah ada dua tersangka lainnya yang tidak dikenali korban,” terangnya.

Setelah itu, tambah Kasat Reskrim, ketiga tersangka ini melakukan persetubuhan terhadap korban secara bergiliran. Kemudian sekira pukul 04.00 WIB, korban ini diantar kembali ke rumah kawannya di desa Pulo Lawang, Jeumpa. Keesokan harinya korban diantar oleh kawannya, kemudian korban menceritakan kejadian tersebut kepada pihak keluarganya.

“Untuk kepentingan penyidikan kasus ini, ketiga tersangka ini sudah kita amankan di Mapolres Bireuen guna penyidikan lebih lanjut,” pungkas Iptu Eko Rendi Oktama.

Komentar

Berita Terbaru