oleh

Terpidana Khalwat di Bireuen, Dar Meringis saat Rotan Cambuk Mendarat Ditubuhnya

PENANEGERI, Bireuen – Kejaksaan Negeri Bireuen melakukan hukuman cambuk terhadap tiga terpidana yang terlibat kasus khalwat atau mesum, di halaman Masjid Agung Sultan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, Aceh, Jumat (2/8).

Ketiga warga yang dicambuk tersebut adalah Is (24) warga Kecamatan Gandapura, Bireuen dan Dar (32) warga Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara serta Yus (33) warga Kecamatan Peudada, Bireuen.

“Ketiga terpidana itu mendapatkan hukuman sepuluh kali cambuk. Setelah dikurangi masa tahanan. Ketiganya harus menerima delapan kali cambuk,” kata Kajari Bireuen, M Junaedi.

Selama prosesi cambuk, pertama dilakukan untuk Is, selanjutnya giliran Dar yang  ikut dicambuk. Namun saat rotan algojo diayunkan keempat kalinya, Dar meringis kesakitan, sehingga harus ditunda cambukan berikutnya. Ia terpaksa dipapah ke dalam mobil ambulan selanjutnya Dar diperiksa tim kesehatan.

Kemudian petugas melanjutkan dengan terpidana lainnya  yakni Yus sebanyak delapan kali.  Usai giliran Yus, petugas kembali membawa Dar ke atas panggung untuk dilanjutkan  kembali cambuk yang tertunda sebelumnya.

Sementara itu, Asisten III Dailami mewakili Bupati Bireuen menyebutkan, dengan diberlakukan hukuman cambuk ini, kita harapkan menjadi pelajaran bagi semua warga, dan diminta tidak melanggar Syariat Islam.

Komentar

Berita Terbaru