oleh

Terpuruknya Bireuen Raih Medali di PORA Merupakan Sebuah Kegagalan

PENANEGERI, Bireuen – Terpuruknya perolehan medali kontingen Bireuen pada ajang Pekan Olahraga Aceh (PORA) ke-13, di Jantho, Aceh Besar merupakan sebuah kegagalan.

Hal itu dikatakan Wakil Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A.Gani menanggapi minusnya perolehan medali di Pekan Olahraga Aceh tersebut. Menurutnya Bireuen hanya mampu menduduki peringkat 19 dengan 2 emas, 13 perak dan 14 perunggu.

“Kami dari Pemerintah Kabupaten Bireuen turut prihatin dengan hasil Bireuen di PORA 2018 ini. Ini harus ada evaluasi oleh KONI, dimana penyebab terpuruk prestasi Bireuen,” katanya.

Dikatakan Muzakkar, dilihat dari sisi peringkat Bireuen malah terpuruk dari Kabupaten Simeulu, Aceh Singkil dan Gayo Lues.

“KONI harus bisa mempertanggungjawabkan kepada masyarakat Bireuen. KONI sebagai organisasi induk pembina atlet harus memiliki rasa respon terhadap hasil ini, dan perlu dievaluasi dan dikoreksi total,” pintanya.

Diakui Muzakkar, dengan kondisi ini, Bireuen sudah kehilangan ruh sebagai kabupaten prestasi keolahragaan yang salama ini kita agung-agungkan.

“Kondisi ini sangat penting, kedepan pola pembinaan atlet harus sesuai dengan target yang direncanakan, begitu juga tentang pengelolaan harus dari orang-orang yang mengerti dan menguasai cabang olahraga, bukan sekedar pelangkap di KONI Bireuen,” sebutnya.

Apa bila KONI tidak mengevaluasi serta merubah pola pembinaan, sambung Muzakkar, maka kedepan kembali mengalami hal yang sama, terus terpuruk ke bawah.

“Terlepas dari hal itu, Pemkab Bireuen mengapresiasi dan berterima kasih terhadap usaha, perjuangan yang telah dilakukan atlet, kendati  hasilnya belum tercapai target,” imbuhnya.

Komentar

Berita Terbaru