oleh

Tersangka Penambangan Ilegal dan Kasus Migas Diserahkan ke Kejari Bireuen

PENANEGERI, Bireuen – Tim penyidik Satreskrim Polres Bireuen menyerahkan tersangka pelaku penambangan galian C ilegal beserta barang bukti kepada ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen.

Selain tersangka, MJ bin Abd (53) warga Desa Namploh Krueng, Kecamatan Samalanga. Tim penyidik Satreskrim itu juga menyerahkan barang bukti setelah dinyatakan berkasnya lengkap (P21) oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Kapolres Bireuen AKBP Gugun Hardi Gunawan melalui Kasat Reskrim Polres Bireuen, Iptu Rendi Oktama SH, Jumat (8/2) menyebutkan, tersangka MJ ini diduga terlibat dalam aksi penambangan ilegal, di Desa Meuleum, Kecamatan Samalanga.

“Tersangka MJ ini ditangkap 8 November 2018 lalu. Ia terlibat perkara tindak pidana pertambangan mineral dan batu bara,” katanya.

Penangkapan tersangka ini, tambah Kasat Reskrim dilakukan setelah mendapat informasi masyarakat tentang adanya kegiatan penambangan galian C ilegal di kawasan itu.

Saat di lokasi, tim berhasil mengamankan dua unit beko merek Hitachi yang sedang beraktivitas, dengan dukungan 15 unit damp truk yang sedang menunggu antrean untuk mengisi pasir dan bebatuan.

Baca Juga  Tahun 2018, Ekspor Kopi di Aceh Meningkat

“Saat itu tim sempat meminta surat izin terkait penambangan yang dilakukan tersngka, namun tersangka MJ ini tidak dapat menunjukkan, sehingga kita hentikan,” terangnya.

Di hari yang sama, tim penyidik Satreskrim Polres Bireuen juga menyerahkan tersangka, MY bin T (50) warga Desa Blang Rambong, Peusangan yang diduga terlibat tindak pidana penyalahgunaan BBM bersubsidi.

“Tersangka MY diamankan pihak kepolisian di kawasan Paya Meuneng, Kecamatan Peusangan, Bireuen, 9 Juni 2018 sekira pukul 22.30 WIB,” sebutnya.

Komentar

Berita Terbaru