oleh

Tes CPNS MA dan Kemenkumham Dibuka

PENANEGERI, Jakarta – Lowongan CPNS 2017 untuk formasi di Mahkamah Agung dan Kemenkumham dibuka. Terhitung mulai Selasa, 1 Agustus hingga 31 Agustus 2017, pemerintah membuka pendaftaran CPNS 2017 di lingkungan Mahkamah Agung (MA) dan Kementerian Hukum dan HAM. Ada 19.210 formasi yang dibuka pemerintah dalam penerimaan CPNS ini.

Kandidat akan bersaing memperebutkan 19.210 kursi untuk menjadi CPNS yang nantinya akan ditempatkan di seluruh pelosok di Indonesia. Pendaftaran yang akan dimulai pada 1 Agustus 2017 melalui situs online ini ternyata menjadi perhatian secara viral baik di medsos ataupun informasi terbuka dari pemerintah.

Dalam kesempatan ini, Pemerintah kembali mengingatkan calon pelamar, bahwa apa saja yang harus dipersiapkan untuk menghadapi pendaftaran CPNS secara online.

Mulai hari Selasa, 1 Agustus 2017 calon pelamar diharapkan melakukan registrasi online melalui situs https://sscn.bkn.go.id dengan mengisi form yang telah tersedia menggunakan data kependudukan yang valid yakni Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada Kartu Tanda Penduduk (KTP)/NIK pada Kartu Keluarga (KK) dan Nomor KK.

Diusahakan, apapun yang bersangkutan dengan identitas diri dapat diinput dengan data yang sama, seperti nama, tempat tanggal lahir maupun jenis kelamin sesuai dengan akte kelahiran. Apabila terdapat ketidaksesuaian atas data-data kependudukan tersebut, disarankan agar segera memperbaharui data di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil setempat.

Saat melakukan pendaftaran melalui sistem online dan melakukan registrasi online serta mendapatkan Kartu Pendaftaran Registrasi online, untuk pelamar pada lingkungan MA harus menyampaikan surat lamaran tertulis dengan melampirkan beberapa berkas, diantaranya dokumen (print out) Kartu Pendaftaran Registrasi Online, lalu surat lamaran ditulis tangan dengan tinta hitam dan ditandatangani di atas materai Rp 6.000,- yang ditujukan kepada Sekretaris Mahkamah Agung RI, fotokopi KTP, fotokopi ijazah dan transkrip nilai yang telah dilegalisir, surat keterangan akreditasi dari BAN PT, serta pas foto terbaru ukuran 4cm x 6cm sebanyak 4 lembar dengan latar belakang merah dan menuliskan nomor registrasi online dan nama pelamar di belakang foto tersebut.

Berkas-berkas tersebut dimasukkan ke dalam amplop coklat dan disudut kanan atas ditempel potongan nomor pendaftaran registrasi online. Selanjutnya dikirim kepada Panitia Seleksi Penerimaan Calon Hakim MA RI melalui POS dengan PO BOX 2700 Jakarta 10027 paling lambat 26 Agustus 2017 cap pos dan selambat-lambatnya diterima tanggal 31 Agustus 2017.

Untuk pelamar pada lingkungan Kementerian Hukum dan HAM juga melakukan pendaftaran melalui sistem online sama seperti pelamar MA. Pelamar dengan kualifikasi pendidikan D-III dan SLTA, wajib menyampaikan surat lamaran yang diketik menggunakan komputer ditujukan kepada Menteri Hukum dan HAM di Jakarta bermaterai Rp 6.000,- dan ditandatangani dengan pena bertinta hitam dengan format surat lamaran yang dapat diunduh di laman https://sscn.bkn.go.id, fotokopi KTP, fotokopi ijazah/STTB, fotokopi ijazah SD, ijazah SLTP dan ijazah SLTA, surat pernyataan bermaterai Rp 6. 000,-, pas foto 3×4 sebanyak 4 lembar bagi kualifikasi Diploma III/D-III dan SLTA/Sederajat, dan lembar bukti pendaftaran.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) memastikan seluruh infrastruktur atau aplikasi dan jaringan web Sistem Seleksi CPNS Nasional (SSCN) sampai sejauh ini sudah siap untuk menerima pendaftaran Calon Pendaftaran Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang akan dimulai Selasa, 1 Agustus 2017 hingga 31 Agustus mendatang.

“Secara umum web registrasi online CPNS, https://sscn.bkn.go.id sejauh ini sudah dinyatakan siap,” kata Kepala Biro Humas BKN, Mohammad,  seperti dikutip dari laman Setkab.

Kementerian PANRB mengingatkan, pendaftaran penerimaan CPNS ini dilakukan melalui situs online. Calon pelamar diharapkan melakukan registrasi online, dengan mengisi form yang telah tersedia menggunakan data kependudukan yang valid, yakni Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada Kartu Tanda Penduduk (KTP)/ NIK pada Kartu Keluarga (KK) dan Nomor KK.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menyarankan calon pelamar tidak terburu-buru mendaftar seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) pada hari ini (1/8/2017). Calon pelamar disarankan mendaftar pada hari berikutnya karena tenggat waktu pendaftaran hingga 31 Agustus 2017.

“Calon pelamar bisa mendaftar di hari setelah itu (1/8). Tapi jangan semuanya mepet mendaftar saat akan penutupan (31/8) agar trafik tidak terlalu padat,” saran Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian PANRB, Herman Suryatman, dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa ini.

Jaringan Web Sistem Seleksi Dinyatakan Siap

Badan Kepegawaian Negara (BKN) memastikan seluruh infrastruktur atau aplikasi dan jaringan web Sistem Seleksi CPNS Nasional (SSCN) sampai sejauh ini sudah siap untuk menerima pendaftaran Calon Pendaftaran Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang akan dimulai Selasa, 1 Agustus 2017 hingga 31 Agustus mendatang.

“Secara umum web registrasi online CPNS, https://sscn.bkn.go.id sejauh ini sudah dinyatakan siap,” kata Kepala Biro Humas BKN, Mohammad, usai Rakor Persiapan Seleksi CPNS Tahun 2017, yang diselenggarakan di ruang Multimedia, Gedung II Lantai 12, Kantor Pusat BKN, Jakarta, Senin (31/7/2017), seperti dikutip dari laman Setkab.

Rakor yang dipimpin oleh Deputi Sistem Informasi Kepegawaian BKN Iwan Hermanto itu dihadiri pejabat BKN dan perwakilan instansi terkait, seperti perwakilan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PANRB, Kementerian Hukum dan HAM, Mahkamah Agung (MA), dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, terhitung mulai Selasa, 1 Agustus hingga 31 Agustus 2017, pemerintah membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2017 di lingkungan Mahkamah Agung (MA) dan Kementerian Hukum dan HAM. Ada 19.210 formasi yang dibuka pemerintah dalam penerimaan CPNS ini.

Kementerian PANRB mengingatkan, pendaftaran penerimaan CPNS ini dilakukan melalui situs online. Calon pelamar diharapkan melakukan registrasi online melalui situs https://sscn.bkn.go.id, dengan mengisi form yang telah tersedia menggunakan data kependudukan yang valid, yakni Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada Kartu Tanda Penduduk (KTP)/ NIK pada Kartu Keluarga (KK) dan Nomor KK.

Kepala Biro Humas BKN Mohammad berharap pelaksanaan registrasi online ini dapat berjalan lancar, sesuai dengan yang telah dipersiapkan, dan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat karena jarak tidak lagi jadi penghalang untuk melakukan registrasi CPNS.

Pemerintah melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah menyiapkan infrastruktur pendaftaran CPNS online. “Secara umum seluruh infrastruktur, aplikasi, dan jaringan web SSCN BKN sudah dinyatakan siap. Kami berharap pelaksanaannya bisa berjalan lancar,” sambung Kepala Biro Humas BKN, Mohammad Ridwan.

Di sisi lain, pemerintah mengingatkan bahwa pelamar hanya boleh mendaftar pada satu instansi, satu jabatan, dan satu jenis formasi dalam satu periode pelaksanaan seleksi.

Sebagai contoh, pelamar yang berpendidikan S-1 hukum yang telah mendaftar di instansi Kementerian Hukum dan HAM, tidak boleh lagi mendaftar di Mahkamah Agung (MA). Apabila di Kementerian Hukum dan HAM telah mendaftar pada jabatan Analis Keimigrasian Pertama, tidak boleh mendaftar di jabatan lain, seperti jabatan Analis Hukum.

Selanjutnya, apabila pada jabatan Analis Keimigrasian pertama telah mendaftar pada jenis formasi cum laude, tidak boleh mendaftar pada jenis formasi umum, formasi disabilitas, dan formasi putra atau putri Papua dan Papua Barat.

Lowongan untuk Mengisi Formasi di lingkungan MA dan Kemenkumham

Untuk diketahui, Kementerian PANRB membuka lowongan CPNS tahun ini. Nantinya, mereka akan mengisi kebutuhan tenaga kerja di Mahkamah Agung dan Kementerian Hukum dan HAM.

Secara total, formasi yang dibuka untuk kedua instansi mencapai 19.210 orang. Terdiri dari 1.684 untuk Mahkamah Agung dan 17.526 untuk Kementerian Hukum dan HAM.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur menjelaskan, jumlah tersebut termasuk untuk mengakomodasi putra-putri lulusan terbaik serta putra-putri Papua dan Papua Barat. Untuk lulusan cum laude kuota mencapai 468 orang, sedangkan putra-putri Papua dan Papua Barat sebanyak 301 orang.

Pemerintah mulai membuka pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2017 di lingkungan Mahkamah Agung (MA) serta Kementerian Hukum dan ‎HAM pada Selasa ini (1/8/2017). Sebanyak 19.210 kursi siap diperebutkan dalam penerimaan CPNS kali ini.

Dari data Panitia Seleksi CPNS Nasional 2017, Badan Kepegawaian Nasional‎ (BKN), mekanisme pendaftaran CPNS 2017 meliputi beberapa tahapan:

1. Pelamar mendaftar ke https://sscn.bkn.go.id

2. Pelamar datang melihat informasi penerimaan CPNS melalui portal SSCN, untuk melakukan pendaftaran, pilih menu pendaftaran

– Kemudian pelamar mengisi NIK, nomor KK atau NIK kepala keluarga

– Pelamar mengisikan alamat e-mail aktif, password akun portal SSCN, dan pertanyaan keamanan

– Lalu, pelamar mencetak kartu informasi akun SSCN 2017

3. ‎Pelamar login ke portal SSCN menggunakan NIK dan password yang telah didaftarkan

4. Pelamar melengkapi biodata

– Pelamar memilih instansi (khusus instansi yang menggunakan aplikasi mandiri/non-SSCN, pelamar akan diarahkan ke alamat aplikasi pendaftaran mandiri instansi)

– Pelamar memilih jenis formasi yang dipersyaratkan oleh instansi

– Pelamar cetak Kartu Pendaftaran SSCN 2017

5. Pelamar melakukan pemberkasan berdasarkan persyaratan pendaftaran masing-masing instansi

– Peserta wajib melampirkan fotokopi kartu pendaftaran SSCN untuk proses verifikasi

6. Tim Verifikator melakukan verifikasi berkas atau dokumen yang diunggah atau dikirimkan pelamar berdasarkan syarat pendaftaran

– Ingat, pelamar hanya bisa memilih satu formasi sesuai kualifikasi pendidikan pada satu instansi dan satu periode

– Pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi mencetak kartu peserta ujian CPNS ‎2017 untuk melanjutkan ke tahap seleksi menggunakan CAT (Computer Assisted Test) BKN

7. Kemudian tes CAT BKN

8. Informasi stat‎us pelamar dapat diakses melalui portal https://sscn.bkn.go.id

Demikian informasi untuk lowongan CPNS di lingkungan MA dan Kemenkumham. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *