oleh

Thiago Alcantara Buka Peluang Kembali ke Barcelona

PENANEGERI, Sepakbola – Barcelona telah ditawari kesempatan untuk membawa salah satu lulusan akademi mereka kembali ke Camp Nou. Salah satu gelandang Bayern Munic, Thiago Alcantara, dikabarkan sangat ingin kembali ke Barcelona dan bisa menjadi alternatif Philippe Coutinho yang gagal direkrut musim panas lalu, seperti dilansir Don Balon, (31/10).

Memang, Alcantara selalu dianggap sebagai pewaris Andres Iniesta sejak masih berlatih di La Masia. Gaya bermain, visi dan gerakannya menyerupai Iniesta. Tapi, akhirnya dia memilih pindah ke Bayern Munich demi bermain sepakbola secara reguler karena Barcelona tidak mampu mengakomodasi dia ke tim utama.

Di Bayern, pemain berusia 26 tahun itu memiliki awal yang sangat kompleks, dengan cedera menghambat kemajuannya. Namun, di bawah kepelatihan Pep Guardiola, Thiago menjadi pilihan pertama yang tak terbantahkan di lini tengah, prospek yang dilanjutkan bersama kepemimpinan Carlo Ancelotti sebelum dipecat beberapa waktu lalu.

Thiago bahkan telah menetapkan dirinya sebagai pemain reguler di tim nasional Spanyol di bawha kepelatihan Julen Lopetegui. Namun, kepergian Carlo Ancelotti dan kembalinya Jupp Heynckes ke Bayern bisa membuat posisinya terancam. Belum diketahui apakah Heynckes akan menggunakan Thiago sama seperti pendahulunya.

Selain itu juga, performa Thiago di Bayern mengalami penurunan akhir-akhir ini, dengan klub tersebut terlihat sedang berjuang keras baik di dalam negeri maupun di kompetisi Eropa. Dan bertepatan dengan Barcelona yang mencari suksesor Andres Iniesta, nama Thiago Alcantara dianggap layak mengambil komando lini tengah sisi Camp Nou.

Thiago pasti memiliki biaya penebusan yang lebih rendah dibandingkan dengan Coutinho, yang telah dikaitkan dengan transfer £ 120 juta ke Barcelona beberapa waktu lalu. Selain itu, gelandang berusia 26 tahun tersebut terbiasa dengan gaya bermain dan kehidupan di Barcelona dan akan sanggup beradaptasi sesuai kebutuhan Barcelona.

Thiago selalu dipandang sebagai masa depan lini tengah bagi Barcelona dan tim nasional Spanyol. Gelandang itu tampaknya sukses menjadi mesin lini tengah La Furia Roja secara konsisten, dan sekarang ini, mungkin waktunya sangat tepat untuk kembali ke Catalan dan membangun kesuksesan yang sempat tertunda.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *