oleh

Tiga Kasus Besar Berhasil Diungkap Polres Bireuen Tahun 2019

PENANEGERI, Bireuen – Sepanjang tahun 2019, Polres Bireuen berhasil mengungkap tiga kasus besar di wilayah hukum Polres setempat. Selain itu ikut mengungkap kasus sabu-sabu dan ganja.

Pertama, kasus perampokan dengan kekerasan menggunakan senjata api terhadap mobil box yang membawa rokok, di kawasan Bugeng, Peudada, Bireuen, Selasa (12/2) silam.

Lalu mengungkap kasus Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), pimpinan Abu Razak di kawasan Simpang Mamplam, serta penangkapan Yandi, pelaku penyebar video rasis dan memiliki senpi di kawasan Peusangan, Bireuen.

Hal itu dikatakan Kapolres Bireuen AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK, M.Si didampingi Kasat Reskrim Iptu Rezki Kholiddiansyah SIk, Kasat Narkoba Ipda M Nazli SH, MH saat konferensi pers akhir tahun 2019 di Mapolres setempat, Selasa (31/12).

“Kasus perampokan dengan kekerasan dengan senpi terhadap mobil box rokok Febuari 2019,  di Peudada berhasil menangkap pelaku Maret 2019,” ucapnya.

Lalu mengungkap kasus Kelompok Kriminal Bersenjata, pimpinan Abu Razak, Kamis 19 September 2019 serta penangkapan Yahdi bersama ajudannya (RD) pada Kamis 7 November 2019, di Cot Rabo Baroh, Peusangan, Bireuen.

Baca Juga  Dua Pembobol Kaca Mobil dan Toko Ponsel di Ulee Kareng Ditangkap

“Untuk kasus narkoba sendiri di tahun 2019, tim Polres Bireuen berhasil menyita barang bukti ganja seberat 58.445,46 gram. Disusul kasus sabu-sabu sebanyak 5.043,72 gram, dengan 77 perkara,” ungkapnya.

Sejauh ini, kata Kapolres Bireuen, tersangka kasus sabu-sabu sebanyak 96 orang dan kasus ganja ada 11 tersangka. Sedangkan yang sudah P21, 66 kasus, 11 kasus diantaranya masih dalam proses penyelidikan.

“Kita tetap komit dan tegas memberantas narkoba dan menjerat siapaun pelakunya, tak kecuali bila ada personel Polri yang terlibat. Contoh seorang Anggota Polres Bireuen  yang terlibat narkoba yaitu Brigadir M sudah divonis 7 tahun,” tandas Gugun.

Komentar

Berita Terbaru