oleh

Tiga Pelaku Maisir di Langsa Dihukum Cambuk

PENANEGERI, Langsa – Dinas Syari’at Islam Kota Langsa, kembali memfasilitasi eksekusi hukum cambuk terhadap tiga orang pelaku maisir, Senin (27/5) sekira pukul 16.00 WIB, di Tribun Lapangan Merdeka setempat.

Kepala Dinas Syari’at Islam Kota Langsa, Drs H Ibrahim Latif, MM mengatakan, berdasarkan putusan Mahkamah Syar’iyah Langsa nomor 01/ JN/ 2019/ MS- Lgs tanggal 27 Mei 2019 menjatuhi hukuman cambuk kepada tiga orang terdakwa masing-masing, Jaiman (59), Jaimin (55) dan Edi Purnomo (46), ketiganya warga kecamatan Langsa Timur.

Mereka telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana perbuatan maisir dan menjatuhkan pidana terhadap mereka dengan uqubat takzir berupa cambuk masing masing sebanyak lima kali cambuk di muka umum setelah dipotong masa tahanan.

Lanjutnya, setelah menjalani hukum cambuk, hari ini juga dapat dijemput oleh keluarga untuk kembali kepada masyarakat.

“Mudah mudahan mereka menyadari kesalahannya dan bertaubat kepada Allah SWT. Kemudian kepada masyarakat diharapkan, dengan dicambuk tiga orang pelaku maisir ini hendaknya menjadi pelajaran dan i’tibar kepada pelaku, kepada masyarakat dan kepada kita semua,” harap Ibrahim Latif.

Baca Juga  JaDI Langsa Minta KIP Lakukan Sosialisasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Secara Intensif

“Mereka ditangkap petugas Wilayatul Hibah (WH) bersama Polres Langsa sekitar satu bulan yang lalu,” ucapnya.

Pemerintah Kota Langsa, Sambung Ibrahim Latif, tetap komit menegakkan syariat islam. Sehingga, siapapun yang yang melanggar syari’atIslam, cukup barang bukti pasti diproses hukuman cambuk.

“Kita tidak tebang pilih, siapapun yang melanggar syari’at Islam tetap dicambuk sesuai dengan hukum Qanun jinayat yaitu Qanun Aceh nomor 06 tahun 2014,” demikian Ibrahim Latif.

Komentar

Berita Terbaru