oleh

Tiga Pengedar Sabu Diringkus

PENANEGERI, Aceh Tamiang – Satres Narkoba Polres Aceh Tamiang meringkus tiga orang tersangka diduga sebagai pengedar sabu. Salah satu diantaranya inisial Rus sempat melarikan diri dengan melompat keluar jendela hingga terjatuh dan membuat kaki sebelah kanannya luka saat digerebek petugas di sebuah rumah, Dusun Amaliah, Kota Kuala Simpang, Senin (21/8) siang.

Rus diringkus bersama rekannya berinisial SR (34) karena terhendus telah menjual, memiliki dan menyimpan serta menggunakan narkotika jenis sabu.

Kapolres Aceh Tamiang AKBP Yoga Prasetyo, SIK melalui Kasatres Narkoba, Iptu Wijaya Yudistira Putra kepada awak media diruang kerjanya, Senin (21/8) membenarkan, personel Satres Narkoba telah melakukan penangkapan terhadap dua orang pelaku warga Kuala Simpang diduga pengedar sabu.

Saat dilakukan penggeledahan di rumah SR Dusun Amaliah, ditemukan barang bukti sejumlah paket sabu dan peralatannya. Satu orang tersangka, Rus mencoba kabur dan melarikan diri lewat jendela, namun berhasil dibekuk petugas.

“Barang bukti disembunyikan tersangka SR dibawah sofa,” terang Wijaya.

Awal penangkapan, lanjut Kasat, pihaknya mendapat informasi dari masyarakat bahwa tersangka SR merupakan spesialis pengedar sabu. Kemudian personel Satres Narkoba langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap tersangka SR dan Rus dengan barang-bukti masing-masing, satu paket sabu ukuran sedang 1,94 gram, delapan paket sabu ukuran kecil 2,20 gram, satu bong dan tiga ponsel.

Selanjutnya, dalam pengembangan kasus tersebut petugas kembali menangkap satu tersangka lagi RA (20) warga yang sama. RA ditangkap bersama barang bukti, dua paket sabu di dalam kotak rokok 0,20 gram, satu bong dan dua kaca pirex.

“Setelah menangkap SR dan Rus, satu tersangka lain, yakni RA ditangkap kemudian. Kami menemukan ada pintu yang bisa menembus ke rumah sebelah, yaitu rumah RA. Kemudian melakukan penggeledahan di temukan satu paket kecil sabu di dalam kotak rokok dan sejumlah alat hisap di kamar tidur tersangka,” tandas Iptu Wijaya Yudi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *