oleh

Tim Anti Maksiat Ciduk 6 Wanita dan 2 Pria saat Karaokean

PENANEGERI, Langsa – Tim anti maksiat yang terdiri dari petugas Wilayatul Hisbah (WH) dan Dinas Syariat Islam Kota Langsa di back-up oleh Polres Langsa, berhasil menciduk enam wanita dan dua pria, Minggu (22/4) sekitar pukul 00.00 WIB.

Mereka diciduk saat sedang berkaraoke di dalam ruangan di lantai dua Cafe Bakso Sidomulyo yang beralamat di Jalan Ahmad Yani Kota Langsa. Selain itu, tim juga mengamankan petugas jaga cafe, berinisial Y (52) warga Paya Bujok Seuleumak, Kecamatan Langsa Baroe.

“Empat laki-laki lainnya berhasil melarikan diri,” sebut Kepala Dinas Syariat Islam Kota Langsa, Drs H Ibrahim Latif, MM kepada Penanegeri.com, Minggu (22/4).

Ia menjelaskan, penangkapan itu berdasarkan laporan dari masyarakat bahwa di cafe tersebut sedang berlangsung karaokean yang bercampur baur laki-laki dan perempuan.

Atas dasar laporan tersebut, kata Ibrahim, dirinya memerintahkan satu regu Polisi WH yang di back-up oleh sejumah personel Polres Langsa untuk menggerebek tempat tersebut.

Setibanya dilokasi, tim langsung naik ke lantai dua dan langsung menggerebek sebuah kamar (ruangan) karaoke dan melihat ada enam perempuan bersama enam laki-laki berpasang-pasangan sedang berkarokean dalam sebuah ruangan dengan keadaan lampu remang-remang serta berpakaian super seksi.

Baca Juga  Penurunan Tanah di Lengkong Akibat Ekploitasi Air Berlebihan

“Melihat itu, tim anti maksiat langsung menghidupkan lampu dan pelaku karaoke yang enam pasang tadi berhamburan. Empat laki-laki berhasil lolos dari tangkapan petugas, mereka melarikan diri ke lantai bawah,” terangnya.

Sementara, enam perempuan beserta dua orang laki-laki yang tersisa berhasil ditangkap petugas.”Pada malam itu juga, mereka langsung kita amankan dan naikan ke mobil patroli WH untuk dibawa ke Kantor Dinas Syariat Islam Kota Langsa guna diproses lebih lanjut,” ungkapnya.

Selain melanggar etika dan norma-norma syariat Islam, Sambung Ibrahim Latif, mereka juga melanggar Qanun Aceh Nomor : 11 tahun 2002 tentang pelaksanaan syariat dan syiar Islam yaitu tidak berpakaian Islami (berpakaian super seksi) kemudian juga melanggar Qanun Aceh Nomor : 6 Tahun 2014 tentang hukum Jinayah yaitu melakukan ikhtilat bermesra-mesraan (berkaraoke).

Sedangkan pemilik cafe melanggar Qanun Nomor : 3 Tahun 2016 tentang penyelenggaraan Hiburan dan cafe itu akan ditinjau kembali izin usahanya.

“Cafe itu Bakso akan dicabut izin usahanya, karena telah melanggar qanun dan ketentuan yang berlaku dan kejadian ini telah kita laporkan kepada Walikota Langsa, Tgk Usman Abdullah, SE,” tutupnya.

Baca Juga  Satu Unit Rumah di Gampong Bate Puteh Ludes Terbakar

Adapun pelaku perempuan yang diamankan petugas yakni, EM (18), AP (18), keduanya warga Gampong Teungoh, Kecamatan Langsa Kota, sedangkan TW (17), LS (17), VO (26), SP (18), keempatnya tinggal dirumah kos, Gampong Karang Anyar, Kecamatan Langsa Baroe.

Untuk pelaku laki-laki yaitu R (34) dan W (23) tercatat sebagai warga Kecamatan Sungai Raya, Aceh Timur.

Komentar

Berita Terbaru