oleh

Tim BNN Pusat Tangkap 30 Kg Sabu di Aceh Tamiang

PENANEGERI, Aceh Tamiang – Tim BNN berhasil menangkap Narkotika golongan I jenis sabu seberat 30 kg di jalan lintas Medan – Banda Aceh di kawasan Desa Senebok Baru, Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang, Minggu (5/11) sekitar pukul 02.30 WIB dini hari.

Informasi diperoleh Penanegeri.com menyebutkan, sabu seberat 30 kg tersebut ditemukan petugas didalam mobil Honda Jazz Nopol BK 1200 GO yang terperosok ke jurang akibat berusaha melarikan diri dari kejaran Tim BNN.

Awalnya, petugas BNN memperoleh informasi adanya transaksi sabu di wilayah Upah, Kecamatan Karang Baru, Sabtu (4/11) malam. Selanjutnya Tim BNN melakukan pengintaian terhadap mobil Honda Jazz BK 1200 GO yang melintas dari simpang Upah dan melakukan penjejakan.

Saat berada di jalan lintas menuju Kota Langsa, pengemudi Honda Jazz tersebut memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi sehingga mengakibatkan mobil tersebut hilang kendali dan menabrak salah satu rumah warga tepatnya di jalan lintas Medan – Banda Aceh, Desa senebok Baru yang mengakibatkan mobil tersebut terperosok ke jurang sedalam 3 (tiga) meter.

Tim BNN Pusat

Saat dilakukan penggeladahan di dalam mobil Jazz tersebut, petugas berhasil menemukan Narkoba jenis sabu yang dibungkus rapi dalam karung goni. Namun tersangka berhasil meloloskan diri. Selanjutnya, petugas dibantu warga sekitar melakukan pencarian terhadap pengemudi Honda Jazz yang berhasil melarikan diri.

Sekitar pukul 04.00 WIB, salah seorang tersangka yang juga pengemudi Honda Jazz, berinisial AB (25) alias Bebidol warga Senebok Rambong Kecamatan Idi, Kabupaten Aceh Timur berhasil ditangkap petugas ketika hendak meminta tolong untuk mengecas HP dirumah salah seorang warga Desa Bukit Tinggi, Kecamatan Manyak Payed.

Menurut informasi, saat ini tersangka AB beserta barang bukti telah diamankan petugas BNN di Mapolres Langsa guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak BNN dan Polres Langsa terkait penangkapan tersebut, Kepala BNN Kota Langsa dan Kapolres Langsa ketika dihubungi Penanegeri.com, Minggu (5/11) siang belum menjawab panggilan telepon.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 komentar