oleh

Tim Polres Bireuen Selidiki Meraknya Pencurian Ban Velg Mobil

PENANEGERI, Bireuen – Maraknya kasus pencurian ban dan velg mobil milik warga di sejumlah kecamatan dalam Kabupaten Bireuen hingga kini belum juga terungkap siapa dalang dan pelakunya.

Terakhir ban dan velg mobil Toyota Avanza Veloz BL 1922 KKO milik H Basyir warga Desa Matang Wakeuh, kecamatan Samalanga yang diparkir di depan rumahnya juga ikut menjadi korban. Tak hanya itu, korban juga kehilangan satu unit sepeda gunung merek Pixie warna hitam/putih.

Menanggapi hal ini, Kepolres Bireuen AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK, M.Si melalui Kasat Reskrim Polres Bireuen, Iptu Rezki Kholiddiansyah SIK kepada wartawan, Senin (16/9) mengatakan, untuk mengungkap kasus tersebut, saat ini tim lapangan terus melakukan penyelidikan.

“Sejauh ini tim lapangan sedang menyelidiki kasus tersebut serta memintai keterangan sejumlah saksi serta mengumpulkan barang bukti,” katanya.

Kasat Reskrim menambahkan, hilangnya ban dan velg mobil warga Samalanga tersebut merupakan kasus kelima yang terjadi di Bireuen, dan personel Polres Bireuen sedang mengembangkan berbagai informasi menyangkut kelima kasus serupa yang terjadi di Bireuen belakangan  ini.

Baca Juga  Tiga Hektar Ladang Ganja di Seulimuem Aceh Besar Dimusnahkan

“Ke lima kasus tersebut sedang kita selidiki dan kita juga berharap peran aktif masyarakat menginformasikan apabila ada yang mencurigakan,” harap Rezki Kholiddiansyah.

Kasus hilangnya ban dan velg mobil H Basyir merupakan kasus kelima terjadi di Bireuen setelah kasus pertama terjadi pada 29 Juni 2019 lalu yang menimpa Jailani (56) warga Dusun BTN Kupula Indah, Desa Geulanggang Gampong, Kota Juang.

Selanjutnya pencurian ban dan velg mobil pegawai Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup di Dusun Bale Kuneng, Desa Pante Gajah, Peusangan,  3 3 Agustus 2019.

Disusul raibnya ban dan velag  mobil Toyota Rushnya milik Kepala MTsN Peudada atau MTsN 4 Bireuen, Musmulyadi yang diparkir di rumah adiknya, Gampong Desa Padang Kasab, Peulimbang  6 Agustus 2019.

Tak hanya itu,m kawanan pencurian yang dianggap unik dan lihai ini juga menimpa ban dan velag mobil Feroza milik Unzir (40), warga Dusun Dicot Keutapang, Gampong Cot Keutapang, Jeumpa awal September lalu.

Komentar

Berita Terbaru