oleh

TMMD Berakhir, Pangdam IM Serahterima Pembangunan Kepada Bupati Bireuen

PENANEGERI, Bireuen – Panglima Kodam Iskandar Muda, Mayjen TNI Teguh Arief Indratmoko resmi menutup kegiatan TMMD Reguler ke-105 Kodim 0111/Bireuen, di lapangan Desa Matang Kumbang, Kecamatan Makmur, Bireuen, Kamis ( 8/8).

Penutupan TMMD itu ditandai dengan serahterima hasil pembangunan yang dilakukan Pangdam IM kepada Bupati Bireuen, H Saifannur, S.Sos didampingi Dansatgas TMMD Reguler ke-105 Kodim Bireuen, Letkol Inf Amrul Huda SE,MM, M.Sc.

Dalam sambutannya, Mayjen TNI Teguh Arief Indratmoko menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Bireuen, komponen masyarakat di Kecamatan Makmur yang telah memberikan kontribusi, sehingga terlaksananya TMMD ke-105 Kodim 0111/Bireuen dengan  sukses.

“Kemananggulan TNI-rakyat sangat penting dan harus dipertahankan sepanjang masa, sebab TNI- rakyat merupakan modal penunjang pembangunan di daerah,”  ujarnya.

Kata Pangdam, tujuan utama pelaksanaan pembangunan melalui TMMD ini sebagai sarana penunjang perekonomian masyarakat desa pedalaman, tujuannya mempercepat kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera dimasa mendatang.

Usai upacara, Pangdam Iskandar Muda didampingi Dansatgas TMMD Letkol Inf Amrul Huda, unsur Forkopimda meninjau lokasi pembangunan TMMD, dan ditandatangani  prasasti pembangunan TMMD, di Desa Blang Perlak, Makmur.

Baca Juga  Tim Gabungan Amankan 205 Batang Ganja tak Bertuan di Hutan Manggrove

Selain itu, penutupan TMMD juga dirangkai pembukaan pos program KB bekerjasama menunggal TNI yakni KB kesehatan, agenda bakti sosial bagi masyarakat bekerjasama dengan DPMGPKB, Kodim 0111/Bireuen juga pengobatan massal.

Dilanjutkan agenda donor darah bekerjasama UTD RSUD dr Fauziah serta digelarnya pasar murah bagi masyarakat pedalaman di Kecamatan Makmur.

TMMD yang berlansuang  selama 30 hari itu telah dirampungkannya pembangunan jembatan penghubung berukuran 3×5 meter, menghubungkan Desa Blang Perlak dan Matang Kumbang hingga Tanjong Mulia.

Lalu pembangunan jalan desa sepanjang 4,6 kilometer serta pembangunan dua unit rumah tak layak huni tipe 36 untuk dua warga miskin, di Desa Blang Perlak juga ikut merehab aula kantor desa, pengencatan Meunasah Blang Perlak berbentuk rumah adat Aceh.

Kemudian rampungnya pembangunan gorong-gorong di sembilan titik dan parit jalan desa sepanjang 1,4 kilometer guna mengatasi banjir, dan berhasil dilaksanakan pembangunan 53 unit jamban warga miskin di Blang Perlak, Makmur.

Komentar

Berita Terbaru