oleh

Tolak Perda Syariah, Grace Natalie Dianggap Sentuh Karakteristik Daerah

-Aceh-876 views

PENANEGERI, Aceh Utara – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie diharapkan segera meminta maaf kepada bangsa Indonesia atas pernyataannya menolak Perda Syariah. Pernyataan Grace Natalie dianggap telah menyentuh karakteristik daerah.

“Setiap daerah, itu punya karakteristik yang berbeda-beda. Setiap daerah memiliki ciri khas tersendiri dalam keagamaan. Jadi, pernyataan Grace Natalie ini kami anggap telah menyentuh karakteristik daerah,” tegas Azhar, Ketua LSM Gerakan Rakyat Aceh Membangun (GRAM) kepada Penanegeri.com, Rabu (21/11) malam.

Ia menjelaskan, ada beberapa daerah di Indonesia yang memiliki otonomi khusus seperti Nanggroe Aceh Darussalam, DIY dan DKI Jakarta. Di Aceh, kata Azhar, ada yang namanya Qanun yang mengatur tentang penyelenggaraan pemerintahan daerah dan kehidupan masyarakat Aceh.

“Makanya jangan tolak Perda Syariah. Sebab, Perda  ini mengatur tentang kesusilaan, larangan berbuat maksiat seperti prostitusi dan perjudian, aturan berpakaian dan lainnya. Perda itu peraturan daerah. Dia punya resolusi yang berbeda. Jadi, (tolak Perda Syariah) saya anggap pernyataan yang bodoh dan beresiko, sebab tanpa melihat background kekhususan daerah,” timpal Azhar.

Sebelumnya, Grace Natalie mengeluarkan pernyataan tersebut dan viral di sejumlah media massa. Sikap penolakan PSI atas diberlakukannya Perda Syariah maupun Injil di beberapa daerah menuai kecaman. Sebagian besar masyarakat tidak mendukung pernyataan yang dinilai sesat tersebut.

Komentar

Berita Terbaru