oleh

Tony Adams : Wenger Tidak Merencanakan Apapun

PENANEGERI, Sepakbola – Mantan kapten Arsenal, Tony Adams, mengaku tidak mengetahui apapun rencana Arsene Wenger saat manajer The Gunners itu berusaha membalikkan awal musim yang negatif.

Arsenal sebelumnya dikalahkan 4-0 oelh Liverpool sebelum jeda internasional, kemudian kehilangan Alex Oxlade-Chamberlain yang merapat ke kubu The Reds, dan ketidakpuasan nampaknya akan semakin berkembang di sisi Emirates Stadium.

Wenger menandatangani kontrak baru di musim panas, tapi Adams yang berada di Arsenal saat orang Prancis itu tiba pada tahun 1996 dan memenangkan Liga Primer dua tahun kemudian memberi saran agar manajer berusia 67 tahun itu tidak banyak membuat perubahan pemain.

“Untuk persiapan dan pemulihan jelas lebih baik dari siapa pun. Sebagai seorang psikolog mengenai interaksinya dengan kelompok pemainnya dia fantastis, tidak ada duanya. Tapi apakah dia mengajari saya sesuatu? Tidak, apakah dia mengajari saya bagaimana mempertahankannya ? Tidak, dia tidak mengajar Nigel (Winterburn), Dicko (Lee Dixon), dia tidak mengajarkan Bouldy atau Dave Seaman,” ujar Tony Adams dilansir Islington Gazette, Senin (11/9).

Mantan bintang Arsenal itu juga mengkritik Mesut Ozil, yang menyebabkan Wenger merespon bahwa pemain yang sama memiliki kekurangan dalam beberapa waktu.

“Saya selalu memiliki masalah untuk memahami apa itu legenda dan apa yang bukan legenda. Semua pemain yang kita bicarakan hari ini memiliki perilaku lemah juga. Tidak ada yang sempurna,” paparnya dalam sebuah konfrensi pers.

Mereka bisa berbicara seolah-olah mereka adalah yang paling baik dan bisa diandalkan, tapi pada akhirnya terlihat sejauh mana batas kemampuan mereka saat masih aktif bermain.

“Saya suka para pemain saya, saya percaya pada pemain saya. Kami harus mengambil jarak dan fokus pada kinerja. Kami tidak boleh terjebak dalam suasana permusuhan dan kami bersyukur atas apa yang telah dilakukan para pemain untuk klub. Yang penting adalah apa yang diperjuangkan para pemain di lapangan yang bisa mempertahankan kebanggaan klub dan juga mempertahankan harapan para penggemar,” lanjut Adams.

“Kami memiliki awla yang buruk tapi mungkin banyak yang lupa, kami memenangkan sesuatu di akhir,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *