oleh

Tunggakan BPJS di Rumah Sakit Fauziah Bireuen Capai Rp 25 Miliar Lebih 

PENANEGERI, Bireuen – Hingga pertengahan Oktober 2019, BPJS Lhokseumawe masih menunggak membayar dana Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), dr Fauziah Bireuen mencapai Rp 25 miliar lebih.

Pasca menunggaknya dana BPJS tersebut, manajemen RSUD dr Fauziah Bireuen mengalami kendala terhadap pengadaan obat-obatan, kebutuhan pasien yang berobat di rumah sakit pelat merah itu. Disamping bagi pasien rawat jalan dan rawat inap.

Direktur RSUD dr Fauziah Bireuen, dr Mukhtar Mars kepada wartawan, Jumat (25/10) menjelaskan, guna mengatasi pelayanan kesehatan pasca tertunggaknya dana BPJS itu,  pihaknya telah melaporkan dan berkoordinasi dengan bupati, sekda serta ke Dinas Kesehatan Bireuen.

“Tertunggaknya dana BPJS ini tidak hanya terkendala terhadap pengadaan obat-obatan, kebutuhan pasien rawat jalan dan rawat inap. Kondisi itu juga berdampak terhadap insentif para medis dan pegawai di rumah sakit,” katanya

Untuk menyahuti hal ini, sambung Mukhtar Mars kita telah melapor ke bupati dan Dinkes, agar memberikan perhatian serius, dapat mengatasi tertunggaknya dana BPJS dengan dana talangan, sehingga playanan kesehatan kepada masyarakat di rumah sakit Bireuen maksimal.

Baca Juga  Sempat Hilang Terseret Arus, Riza Aulia Ditemukan Meninggal Dunia

Disisi lain, Mukhtar dan menajemen rumah sakit umum Bireuen berharap, agar BPJS Lhokseumawe segera menyelesaikan pembayaran dana BPJS yang telah lama tertunggak.

“Kita sangat berharap BPJS Lhokseumawe segera menyahuti hal ini, sehingga  pelayanan kesehatan warga masyarakat di rumah sakit umum dr Fauziah ini berjalan maksimal,” harapnya.

Komentar

Berita Terbaru