oleh

Tuntut Transparansi Dana Bidikmisi, Ratusan Mahasiswa Unsam Langsa Gelar Demo

PENANEGERI, Langsa – Ratusan mahasiswa Universitas Samudera (Unsam) Langsa, menggelar aksi unjuk rasa menuntut transparansi penyaluran dana bidikmisi kepada mahasiswa, di halaman kampus setempat, Selasa (19/2).

Amatan Penanegeri.com, sekitar pukul 09.30 WIB, ratusan mahasiswa dan mahasiswi mulai melakukan orasi disepanjang jalan di dalam kampus. Saling bergantian mereka melakukan orasi menuntut agar Rektor Unsam, Dr Bachtiar Akob, M.Pd, menjelaskan penyaluran dana bidikmisi yang diduga tidak transparan.

Hingga beberapa jam melakukan demo, rektor tak kunjung menjumpai mereka, sehingga mahasiswapun menerobos barisan Satpam yang berada dihadapan mereka, agar bisa masuk ke dalam kampus untuk menjumpai rektor.

Namun, setelah dilakukan negosiasi yang alot, akhirnya mahasiswa mau mengerti dan menunggu rektor untuk menjumpai mereka. Sambil menunggu rektor, mahasiswa sempat menghadang sejumlah mobil yang hendak keluar kampus.

Kemudian, sekitar pukul 11.10 WIB, rektor didampingi Wakil Rektor I, Saiman, Wakil Rektor II, Hamdani, Wakil Rektor III, Bukhari dan lainnya menjumpai mahasiswa. Dihadapan rektor, koordinator lapangan aksi, Ramadhan, mmenyampaikan, tuntutan yakni transparansi publik aliran dana bidikmisi, menduga adanya mal administrasi perihal bidikmisi karena melakukan penundaan yang berlarut-larut penyalahgunaan wewenang dan tidak transparan.

Baca Juga  Mesum di Rumah Kos, Seorang Mahasiswi dan Pasangannya Digerebek

Selanjutnya, tim pelaksana bidikmisi Unsam melanggar keputusan ketiga (SPNPMB PTN), karena tidak melaksanakan survei tempat tinggal dan verifikasi ekonomi secera keseluruhan. Menolak gedung sekretariat mahasiswa yang ada dan menuntut membangun gedung yang sesuai kebutuhan mahasiswa dan layak digunakan untuk organisasi mahasiswa dan bila rektor tidak mampu mengambil kebijakan dan keputusan secara jelas dan terbuka maka kami aliansi mahasiswa Unsam menuntut agar Rektor Unsam bersedia turun dari jabatannya.

Dana Bidikmisi
(Penanegeri/M Rizal) : Rektor Unsam, Dr Bachtiar Akob, M.Pd, saat memberikan penjelasan kepada ratusan mahasiswa, Selasa (19/2).

Menanggapi tuntutan mahasiswa, Rektor Unsam Langsa, Bachtiar Akob mengatakan, persoalan dana bidikmisi ini adalah masalah antara ayah dan anak, dan seharusnya dibicarakan dengan baik-baik. Selama ini pihaknya sangat terbuka bagi mahasiswa, dan tidak pernah menutupi semua informasi dibutuhkan mahasiswa.

Sementara itu, terkait beasiswa bidikmisi, Warek III Bidang Kemahasiswaan, Bukhari menjelaskan, dari 740 mahasiswa data awal diusulkan pihak kampus, Kemenristekdikti hanya memberikan jatah kuota beasiswa bidikmisi tahun 2019 ini untuk Unsam sebanyak 486 orang.

Namun bagi mahasiswa yang tidak masuk dalam penerima bidikmisi itu, Kementrian tetap memberikan bantuan melalui bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) Rp 500 ribu.

Baca Juga  Bus Rombongan CJH Asal Aceh Utara Saling Tabrakan di Pandrah Bireuen

“Penentuan kuota bukan di Unsam, tetapi wewenang itu di Kemenristekdikti,” jelasnya.

“Rektor berharap mahasiswa dapat bersabar, karena pihak kampus tetap akan mencoba melakukan upaya-upaya pendekatan kembali Kemenristeksikti, dengan harapan bisa menambah kuota beasiswa bidikmisi itu,” timpal Bahtiar Akob.

Komentar

Berita Terbaru