oleh

Tusop Jeunieb : Enam Mobil Ambulan ini Sumbangan Jamaah untuk Membantu Ummat 

PENANEGERI, Bireuen – Kehadiran Barisan Muda Ummat (BMU) dana Wanita Peduli Ummat (WPU) bergerak di bidang sosial, kegiatan yang dilakukan adalah mengais kembali sesuatu yang telah hilang.

Hal itu dikatakan Imam Besar Barisan Muda Umat Aceh, Tgk H Muhammad Yusuf A Wahab (Tusop) Jeunieb dalam Imam Besar Barisan Muda Umat Aceh, Tgk H Muhammad Yusuf sambutannya pada Haul Majelis Taklim Sirul Mubtadin ke-4 dan deklarasi Barisan Muda Umat (BMU) dan Wanita Peduli Umat (WPU) yang dihadiri Ustad Abdul Somad (UAS), di Stadion Cot Gapu, Bireuen, Kamis (7/3).

“Sejuah ini jamaah Sirul Mubtadin telah membeli enam ambulans yang baru saja di pesijuk, dan ini dilakukan untuk membantu sesama, warga yang sakit. Dana tersebut merupakan sumbangan dari jamaah, bukan dari orang kaya atau konglomerat. Tapi dari jamaah dan merupakan orang biasa,” katanya.

Dikatakan Tu Sop, BMU dan WPU bergerak di bentuk sosial, dan ini sangat populer di masa Rasulullah dan sahabat yaitu memupuk kembali rasa kasih sayang diantara sesama.

Baca Juga  Pemuda Kommes Bireuen Gelar Halal Bihalal dengan Tokoh di Perantauan

“Perlu di ingat, sempurna iman yang kita miliki, apa bil belum mencintai sesama. Maka itulah inti dan tugas BMU selama ini, mewujudkan belasan rumah kepada masyarakat yang sangat miskin, tak layak huni, terlupakan atau tertinggal dalam sebuah cacatan yang tersisih,” ujarnya.

Untuk itu kami mengajak semua warga, dapat menyisihkan rezekinya sekecil apapun, meksipun Rp 10 ribu, tapi bisa menyumbang melalui BMU, melalui rekening- rekening BMU, untuk ikut membantu warga yang membutuhkan dan masih tinggal dibawah garis kemiskinan.

“Bisa dibayangkan bila seluruh umat Islam bangkit kembali. Maka pergerakan dakwah sosial ini ikut melanjutkan dakwah Rasulullah. Kita telah menghidupkan kelambali sunnah Rasulullah, melalui infaq dan sadakah,” ajaknya.

Sementara itu, Ketua Sirul Mubtadin Pusat, Tgk Razali Manyak (Abi Razali) menyebutkan, kehadiran Sirul Mubtadin sejak tahun pertama jamaahnya hanya 400 orang, tapi sejauh ini jumlah anggota sudah 190 ribu jamaah.

Saat ini jamaah Sirul Mubtadin tersebar di 16 kabupaten/kota di Aceh, dua Kabupaten di Sumatera Utara,  Jambi, Kepulauan Riau hampir satu provinsi, dan di Jakarta Pusat.

Baca Juga  Sidak ke Pedagang, Diskoperindagkop dan UKM Langsa Temukan Puluhan Makanan Kadaluwarsa

Sedangkan di luar negeri ada juga kita memiliki jamaah Sirul Mubtadin, baik di negeri jiran Malaysia dan Norwegia.

“Kehadiran Sirul Mubtadin tidak terikat dengan partai politik manapun, maka kita harapkan jamaah Sirul Mutbtadin tidak retrak hanya karena pileg dan pilpres, tetapi tetap harus mempererat persatuan, kebersamaan,” harapnya.

Komentar

Berita Terbaru