oleh

UEFA Selidiki Penyerangan Fans Celtic Terhadap Mbappe

PENANEGERI, Sepakbola – UEFA telah membuka proses disipliner terhadap Celtic setelah seorang penonton masuk ke lapangan dan mencoba menendang bintang Paris Saint-Germain, Kylian Mbappe, dalam pertandingan Liga Champions pada Rabu dini hari.

PSG baru saja unggul 3-0 di Celtic Park berkat penalti Edinson Cavani saat seorang penonton berlari ke lapangan dan menuju striker Prancis berusia 18 tahun itu.

Pria yang mengenakan syal dan jersey Celtic, tampaknya membidik tendangan ke arah Mbappe, namun ia gagal menyakiti pemain remaja tersebut dan ditangkap oleh pihak keamanan.

UEFA mengkonfirmasi pada hari Kamis bahwa proses persidangan telah dibuka terhadap Celtic sehubungan dengan insiden tersebut, dengan alasan “invasi lapangan” sebagai pelanggaran. Manajer Celtic, Brendan Rodgers, mengutuk tindakan penyerang lapangan setelah pertandingan.

Dia mengatakan Reaksi itu (ejekan dari penggemar Celtic) mengatakan bahwa semuanya sungguh-sungguh. Sangat mengecewakan untuk alasan apapun, klub mana pun, ketika seorang pendukung masuk ke lapangan dan melakukan hal buruk seperti itu.

“Jelas tindakannya sangat mengecewakan dan saya yakin klub akan mengatasinya. Siapa pun orang itu seharusnya tidak menjadi apapun yang kita lihat, terutama di lapangan sepakbola. Saya pikir para pejabat pertandingan menangani hal itu dan saya yakin klub akan mengatasinya. Para pendukung dan reaksinya memberi tahu Anda tentang semua hal yang perlu Anda ketahui,” ungkap Rodgers dilansir ESPN, Kamis (14/9).

“Ini akan menjadi pembelajaran, tentang keamanan dan moral dalam sepakbola. Saya berharap insiden semacam itu tidak terulang. Ini bisa merugikan klub dan juga untuk para penggemar itu sendiri,” tambahnya.

Celtic telah mendapat tidak kurang dari 12 pelanggaran disiplin dalam enam tahun terakhir, dengan yang terakhir terjadi pada bulan Juli ketika sebuah bagian pendukung dari klub tersebut membentangkan sebuah spanduk
“terlarang” di kualifikasi Liga Champions melawan Linfield.

Mengenai hal tersebut, pihak manajemen Celtic menyatakan, “Ini adalah catatan buruk untuk klub kami dan para penggemar. Saya sebagai perwakilan klub sangat menyayangkan insiden ini,” tambahnya.

“Harus ada sikap tegas untuk selanjutnya dan siapapun yang melakukannya, Celtic tidak mentolerir sikap pendukung yang merugikan dan jauh dari nilai olahraga,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *