oleh

UKAD Balas Klaim Tyson Fury

PENANEGERI, Tinju – Badan Anti Doping Inggris (UKAD) telah membantah klaim Tyson Fury bahwa ini adalah kesalahan yang harus ditunda dalam kasusnya dan sepupunya, Hughie Fury.

Duo petarung kelas berat itu dikenai hukuman pada Juni 2016 setelah mereka positif menggunakan zat terlarang.

Hughie Fury terus berlatih dan akan melawan petinju asal Selandia Baru Joseph Parker untuk mendapatkan gelar WBO di Manchester pada hari Sabtu, namun Tyson Fury belum kembali ke atas ring sejak kemenangannya atas Wladimir Klitschko hampir dua tahun lalu.

Setelah dua kali menunda rematch dengan Klitschko tahun lalu, petinju berusia 29 tahun itu kehilangan lisensi tinju pada Oktober lalu saat dia mengaku menggunakan kokain dan berjuang mengatasi depresi.

Dia berharap bisa kembali ke ring awal tahun ini namun rencana tersebut gagal saat sidang Panel Anti-Doping Nasional (NADP) yang ditunda pada bulan Mei.

Sejak saat itu dia telah mengumumkan masa pensiunnya, dan kemudian mengubah pikirannya lagi, sebelum memposting pesan di Twitter minggu lalu yang memprotes ketidakbersalahannya dan menuduh UKAD menghentikannya untuk mencari nafkah.

“Entah melarang saya atau membebaskan saya, karena saya telah lama masuk dalam ketidakpastian! Saya ingin melanjutkan hidup saya. Kosongkan nama saya dan biarkan saya kembali ke kejayaan seperti dulu,” tulis Fury, seperti dilansir Fox Sport, Rabu (20/9).

Bagaimanapun UKAD telah mengeluarkan pernyataan keras untuk menjelaskan bahwa mereka tidak bertanggung jawab atas bagaimana NADP yang “sepenuhnya independen” dalam beroperasi.

Mereka mengatakan, “Sejak awal, Inggris Anti-Doping telah mendorong penyelesaian tuntutan secepat mungkin dan telah menginvestasikan sumber daya yang signifikan untuk mencapai hal ini.”

“Ada berbagai alasan mengapa dakwaan belum terdengar mengenai manfaatnya. Semua pihak saat ini sedang menunggu keputusan dari pengadilan NADP atas sebuah aplikasi yang dibuat oleh para atlet untuk mengecualikan bukti tertentu. Setelah keputusan itu diterima, masalah tersebut akan dilanjutkan ke persidangan mengenai manfaatnya. Badan Anti-Doping Inggris saat ini mendorong agar tanggal ditetapkan untuk mendengarkan keputusan,” tambah Mereka.

“Oleh karena itu tidak tepat untuk menyatakan bahwa Badan Anti-Doping Inggris gagal untuk mengajukan tuntutan ini secepat mungkin, atau Mr Tyson Fury dan Hughie Fury diperlakukan berbeda dengan atlet lainnya,” pungkas pihak UKAD.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *