oleh

Ungkap Jaringan Internasional, Tim Gabungan Amankan 99 Kilogram Sabu dan 20.000 Butir Happy Five

PENANEGERI, Langsa – Tim gabungan yang terdiri dari Satgas Narkotik Investigation Center (NIC) Bareskrim Polri, Dit Res Narkoba Polda Aceh dan Kanwil DJBC Aceh, berhasil mengungkap jaringan sindikat narkotika internasional.

Dalam pengungkapan jaringan gelap peredaran narkotika Internasional itu, tim juga mengamankan 12 tersangka dan barang bukti sabu seberat 99 kilogram serta 20.000 butir pil happy five.

Demikian disampaikan, Direktur Tindak Pidana Narkoba, Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Danianto didampingi Dir Res Narkoba Polda Aceh, Kombes Pol Agus Sarjito, Kapolres Langsa, AKBP Satya Yudha Prakasa, SIK, Dandim 0104 Aceh Timur, Letkol Inf M Iqbal Lubis dan Kepala BNNK Langsa, AKBP Navri Yuleni, SH, saat konfresi pers, Sabtu (9/6) di Halaman Mapolres Langsa.

Ia menjelaskan, pengungkapan itu berawal dari informasi tentang keberadaan sindikat Internasional dari Malaysia yang akan membawa narkoba jenis sabu ke Batam dan pada Rabu (30/5) Satgas I NIC Bareskrim Polri menindak lanjuti laporan tersebut dan sekitar pukul 16.00 WIB, di Bintan Tanjung Pinang, Batam, tim berhasil menagkap 3 tersangka berinisial AW, EC dan AR dengan barang bukti sabu seberat 8 kilogram.

Baca Juga  Curi Ikan di Perairan Aceh, Nahkoda asal Rusia Dipenjara 4 Bulan

Kemudian, tim melakukan pengembangan serta analisa dan mendapatkan informasi bahwa sindikat kelompok Aceh akan membawa narkoba dari Malaysia. Akhirnya, pada Minggu (3/6) sekitar pukul 16.00 WIB, diperairan Idi Rayeuk Aceh Timur tepatnya 35 mil laut, tim berhasil mengamankan 3 tersangka yang berinisial I, MA dan M, dengan barang bukti sabu seberat 11 kilogram dan satu unit boat (Kapal Motor).

Tak hanya sampai disitu, setelah melakukan interogasi, maka pada Senin (4/6) sekitar pukul 09.15 WIB, tim kembali menangkap tersangka yang berinisial R di Dusun Blang Mee, Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur, dengan barang bukti sabu seberat 30 kilogram dan 20.000 butir pil happy five.

Lalu, sambungnya, Satgas NIC dibackup Timsus Narkoba Polda Aceh melakukan pengembangan dan pada Jumat (8/6), sekitar pukul 18.30 WIB, diperairan Idi Aceh Timur, berhasil menangkap 2 tersangka yang berinisial F dan A, dengan barang bukti sabu seberat 50 kilogram beserta satu unit boat.

“Setelah kita lakukan pengembangan, tim kembali mengamankan 3 tersangka yang berinisial AH, RM dan M, yang berperan sebagai penyedia Kapal beserta ABK dan penghubung jaringan Malaysia. Atas perbuatannya seluruh tersangka terancam hukuman mati,” tutupnya.

Komentar

Berita Terbaru