oleh

Ungkap Pencurian Ban Mobil, Polres Langsa Ringkus Satu Tersangka

PENANEGERI, Langsa – Polres Langsa berhasil mengungkap aksi pencurian ban dan velg mobil serta baterai yang terjadi, pada, Selasa (4/6) silam, sekitar pukul 20.00 WIB, di rumah kosong di Jalan Ahamd Yani, Gang Indah, Gampong Teungoh, Kecamatan Langsa Kota.

“Dalam pengungkapan itu, akhirnya pada Jumat (13/9), seorang tersangka RPS (37) warga Lorong Indah Dusun Damai Gampong Baro, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa berhasil diringkus. Sedangkan, satu orang lagi J (39) warga setempat masih DPO,” sebut Kapolres Langsa, AKBP Andy Hermawan, SIK, M.Sc didampingi Kasat Reskrim, Iptu Arief Sukmo Wibowo, SIK, saat menggelar konfresi pers, Senin (16/9) di Mapolres setempat.

Dijelaskannya, pengungkapan itu berdasarkan laporan korban, Nevin Ziaulhaq (47) warga Jalan T Umar No 32 Dusun T Umar Gampong Peukan Langsa, Kecamatan Langsa Kota. Atas laporan itu, Sat Reskrim Polres Langsa, melakukan penyelidikan terhadap pelaku dan beberapa saat kemudian petugas mengetahui bahwa pelaku sedang berada di sebuah rumah kosong di sekitaran tempat tinggalnya.

Baca Juga  Pemko Langsa Kumpulkan 120 Ekor Hewan Kurban untuk  Warga Miskin

Selanjutnya, personel Sat Reskrim  langsung bergerak ke rumah tersebut dan langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka. Selain meringkus tersangka, petugas juga mengamankan barang bukti berupa 4 buah ban mobil Innova beserta velgnya, 1 buah kunci roda mobil dan 1 buah dongkrak mobil.

Sementara itu, lanjut Kapolres, pelaku melakukan pencurian itu bersama dengan temannya J (DPO), dengan cara memanjat pagar bagian depan rumah kosong tersebut dan langsung masuk kedalam garasi mobil. Lalu, kedua pelaku membuka/mencopot 4 buah ban mobil Innova dengan menggunakan dongkrak mobil yang memang sudah dipersiapkan oleh pelaku.

Tak hanya itu saja, sambung Kapolres, kedua pelaku juga mengambil/mencopot baterai mobil. Akibat dari kejadian tersebut korban mengalami kerugian sekitar Rp 10.000.000.

“Saat ini tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Polres Langsa dan pelaku dikenakan Pasal 363 Ayat 2 KUHPidana dengan ancaman hukuman pidana paling lama 9 tahun penjara,” tutup Kapolres.

Komentar

Berita Terbaru