oleh

Upah tak Kunjung Dibayar, Tenaga BHL PTPN I Langsa Serbu Koperasi Monmadu

-Aceh-222 views

PENANEGERI, Langsa – Akibat upah tak kunjung dibayar selama tiga bulan, puluhan tenaga Buruan Harian Lepas (BHL) PTPN I Langsa, serbu Kantor Koperasi Monmadu.

Amatan Penanegeri.com, Senin (23/7), tenaga BHL yang terdiri dari sejumlah ibu-ibu itu datang ke Kantor Koperasi Monmadu menggunakan sepeda motor, dan setelah berjumpa dengan pihak managemen mereka membubarkan diri.

Salah seorang tenaga BHL, Lisa (35) kepada Penanegeri.com menuturkan, upah mereka yang belum dibayar yakni sejak April hingga Juni 2018. Akibat belum dibayarkan, mereka berhenti bekerja sejak satu bulan yang lalu.

Katanya, ini kedatangan mereka yang kedua kalinya, pertama pada Senin (16/7) lalu, saat itu pihak managemen Koperasi menyampaikan, jika pada Jumat (20/7) belum dibayar juga maka diminta untuk datang kembali.

“Karena upah kami tak kunjung dibayarkan, dan sesuai dengan permintaan managemen kami disuruh datang kembali, maka hari ini (Senin) kami kembali kemari,” ujarnya.

Namun, setelah kedatangannya kemari hari ini (Senin), belum juga ada kejelasan upah kami dibayar.

“Setelah tadi ketemu dengan pihak managemen, kami disuruh bersabar dan diminta untuk datang kembali pada Kamis (26/7), jika nantinya sampai waktu itu belum juga ada kejelasan, maka kami akan datang ke Kantor Pusat PTPN I Langsa, dengan jumlah yang lebih banyak lagi,” ucapnya lagi.

Kemudian, akibat belum dibayarnya upah kerja, membuat perekonomian keluarga sangat terganggu. Apalagi, di saat memasuki tahun ajaran baru yang lalu, kami tidak bisa memenuhi kebutuhan sekolah bagi anak-anak.

Ironisnya lagi, upah kerja yang dibayar kepada tenaga BHL berbeda-beda, dimana ada yang dibayar sebesar Rp30 ribu per hari dan ada juga sebesar Rp 25 ribu per hari.

“Biasanya upah kami selalu lancar dibayar, tapi sejak tiga bulan terakhir ini macet, untuk itu kita mohon kepada pihak perusahaan untuk segera membayarkan upah kami, karena kami sangat membutuhkannya,” ungkapnya.

Sementara itu, Bendahara Koperasi Monmadu PTPN I Langsa, Syaifullah, ketika dihubungi Penanegeri.com, menjelaskan, bahwa belum dibayarnya upaha tenaga BHL tersebut dikarenakan pihak PTP belum ada uang, hal ini disebabkan produksi selama ini menurun.

Dijelaskannya, Koperasi Monmadu melakukan kontrak kerja dengan pihak PTPN I Langsa terkait tenaga BHL tersebut. Sehingga, jika PTP belum membayarkan upah mereka, maka kami juga tidak bisa memberikan hak BHL itu.

Menurut Syaifullah, saat ini PTPN I Langsa sedang mengalami kesulitan keuangan, karena tidak tercapainya target produksi. Untuk itu, diminta kepada tenaga BHL agar bersabar, karena pihaknya tetap berusaha, agar hak-hak mereka bisa segera diselesaikan.

Terlambatnya pembayaran upah tenaga BHL ini, sambung Syaiful lagi, bukan ada unsur kesengajaan, tapi memang dikarenakan kondisi keuangan perusahaan yang lagi tidak stabil.

“Kita berharap mudah-mudahan kondisi keuangan perusahaan bisa kembali normal, sehingga pembayaran upah BHL yang dibayarkan melalui unit kerja koperasi (UKK) di kebun unit, bisa kembali lancar,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 komentar