oleh

Update Jumlah Korban yang Dirawat di RSUD Wamena Pasca Kericuhan Kota Wamena

PENANEGERI, Wamena – Pada hari Selasa tanggal 24 September 2019, bertempat di RSUD Wamena, Jl. Trikora Distrik Wamena Kabupaten Jayawijaya, telah dilaksanakan koordinasi dengan pihak RSUD Wamena perihal Update Korban kerusuhan pada hari Senin tanggal 23 September 2019 yang terjadi di Kota Wamena Kabupaten Jayawijaya.

Keterangan yang diperoleh, adalah sebagai berikut ; korban luka yang dirawat di RSUD Wamena sejumlah 67 orang luka-luka.

Korban luka-luka dari warga asli Papua : 34 orang yakni :

1. Aman Huby
2. Firmanus Hiluka
3. Jhon Payage (22 Th).
4. Tubel Yelemaken (16 Th).
5. Ruben Asso (17 Th)
6. Micu Kogoya (P)
7. Maskoro (P, 36 Th).
8. Melky Payage (16 Th).
9. Paner Gombo (18 Th).
10. Repi Kogoya (22 Th).
11. Airon Kogoya (19 Th).
12. Kirinus Jikwa (26 Th).
13. Manu Meage (13 Th).
14. Litoni Selak (19 Th).
15. Yus Asso
16. Teite Weya
17. Husna Yelipeye (17 Th).
18. Manda Kogoya (16 Th).
19. Yangky Wenda (14 Th).
20. Frans Tabuni (14 Th).
21. Paulus Tabuni (14 Th).
22. Dan Matuan
23. Istanis Hisage
24. Nope Kogoya
25. Kirinus Jikwa
26. Titus Gombo (30 Th).
27. Iropiru Wenda
28. Daud Matuan
29. Manu Meage (13 Th).
30. Omega Kogoya
31. Budi Wenda
32. Riki Wanimbo
33. Anis Siep
34. Elias

Korban luka-luka dari warga Pendatang berjumlah 33 orang, nama :

1. Rojul.
2. Nursa’ada (40 Th).
3. Iswandari (28 Th).
4. Rohani (42 Th).
5. Inayatul Karimah (35 Th).
6. Falentine Kapitan (14 Th).
7. M Ibnu Rifky (18 Th).
8. Ahmad Naje (39 Th).
9. Joko Setiyanto (64 Th).
10. Nurmiati (50 Th).
11. Sri Lestari (38 Th).
12. Elvis Marni (41 Th)
13. Wakini (56 Th).
14. Nurcholis (32 Th).
15. Lolvi Yohame (14 Th).
16. Eben Simbolon (25 Th).
17. Mesra Nainggolan (29 Th)
18. Saiful Muklis.
19. Veronika.
20. Nur Rahmadan (14 Th).
21. Ridho (6 Th).
22. Irham (8 Th).
23. Mohamad Sholeh (35 Th).
24. Senan (31 Th).
25. Muh. Aditya (10 Th).
26. Sunarsih (42 Th).
27. Markus Saung (40 Th).
28. Anderson Uaga
29. Hariyono (40 Th).
30. Erizal (42 Th).
31. Putriyanti (28 Th).
32. Fathir Sub (17 Th).
33. Eriko Penggu

Pada insiden kericuhan di Wamena juga terdapat korban Meninggal Dunia terdiri dari 5 (Lima) warga asli Papua dan juga ada korban sejumlah 19 warga warga pendatang  yang meninggal dunia.

Warga asli Papua, jenis kelamin Laki-laki (meninggal dunia), nama :

1. Ketron Kogoya (23 Th ).
2. Ekias Himan (20 Th ).
3. Yus Asso (20 Th.)
4. Mison Lekbre (15 Th.).
5. Yapet (25 Th).

Warga Pendatang jenis kelamin Laki-laki (korban meninggal dunia), nama :

1. Muhammad Subhan.
2. Yohanis Karangan (32 Th).
3. Sofyan (32).
4. Rahul (21 Th)
5. Risky (3 Th)
6. Anto (32 Th).
7. Hendra (21 Th).
8. Ibnu (8 Th).
9. Yoga (30 Th).
10. Iwan (27 Th).
11. Rustam (33 Th).
12. Erwin (17 Th).
13. Tukang Ojek (nama belum diketahui).
14. Yunus Todung Bua (40 Th).
15. Untung (30 Th).
16. Bambang (35 Th).

Warga pendatang berjenis kelamin Perempuan (korban meninggal dunia), nama :

1. Linda (42 Th).
2. Irma (25 Th)
3. Ilmi (12 Th).

Sedangkan ada beberapa pasien yang rencana di Evakuasi ke Jayapura pada hari ini (24/9) dengan Pesawat Hercules, yakni nama :

1. Aditia (3 Th).
2. Putriyanti (28 Th).
3. Saiful Muklis
4. Joko Sulistiyanto (55 Th).
5. Veronika (20 Th).
6. Nurcholis ( Th).
7. Airon Kogoya.
8. Iswandari.
9. Markus Saung.
10. Kirimus.
11. Asnawati (54 Th, Cadangan).

Dengan Tim Medis pendamping Evakuasi pasien yakni :

1. dr. Handini Graha
2. dr. Decky Kindangan, sp. M
3. dr. Siti H. Alawiyah
4. Christofel Okoka (Montir)
5. Ika Sartika (Suster).

Dalam peristiwa insiden kericuhan anarkis di Wamena pada hari Senin (23/9) kemarin,  korban yang meninggal dunia akibat luka bakar sebanyak 16 orang dan 8 orang akibat luka senjata tajam.

Rencana Evakuasi Korban yang dirawat ke Jayapura dengan menggunakan pesawat Hercules akan dilaksanakan pada hari ini (24/9) sejumlah 11 orang pasien (1 orang cadangan) dan besok hari Rabu 25 September 2019 (jumlah masih dalam pendataan tingkat kemampuan penanganan oleh pihak RSUD Wamena).

(Berita, foto dan data liputan oleh : Wawan, kontributor Redaksi Penanegeri di papua)

 

Komentar

Berita Terbaru