oleh

Usai Ditodong, Mata Sopir dan Kondektur Mobil Rokok Ditutup Pakai Lakban

PENANEGERI, Bireuen – Ketiga korban, sopir dan kondektur mobil rokok yang dihadang orang tak dikenal (OTK) dengan menggunakan senjata api jenis pistol, di Jalan Medan- Banda Aceh, Gampong Mulia, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen masih dimintai keterangan, di Mapolres Bireuen, Rabu (13/2) pagi.

Ketiga korban itu merupakan sopir dan kondektur mobil colt diesel enam roda, warna orange silver yakni Armiadi (35) warga Desa Mesjid Punteut, Blang Mangat, Kota Lhokseumawe.

Sedagkan dua kondekturnya Hari Syahrian (37) warga Jalan Malikussaleh Gang Buntu No 2 Kampong Jawa Lama, Kota Lhokseumawe dan Teuku Ilhami (21) Desa Tualang, Peureulak, Aceh Timur.

Kapolres Bireuen AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK melalui Kasat Reskrim Iptu Eko Rendi Oktama SH, Rabu (13/2) kepada wartawan mengatakan, hasil keterangan sementara dari ketiga korban ini mengaku, setelah dihadang, mereka dipaksa setelah ditodong, lalu membawa masuk ke dalam mobil Avanza, lalu mobil box mereka juga ikut dibawa oleh tersangka kearah barat mengikuti mobil Avanza.

Baca Juga  TNI di Aceh Asah Kemampuan Prajuritnya

“Saat penghadangan itu, satu unit mobil avanza warna silver berhenti, dan dari dalam mobil itu keluar sekitar 7 orang, langsung menodong korban dengan pistol. Lalu korban diturun dan pelaku menyuruh korban untuk masuk kedalam mobil mereka.

Di dalam mobil itu, lanjut Kasat, ketiga korban ini langsung ditutup matanya dengan menggunakan lakban warna kuning dan tangan beserta kaki mereka juga ikut diikat.

Sebelum peristiwa itu, Selasa (12/2) sekira pukul 10.00 WIB, ketiga korban memuat barang berupa rokok dan hendak diantar ke wilayah Bireuen yakni untuk kawasan Plimbang, Jeunieb dan Samalanga, Bireuen.

Namun dalam perjalanan, tepatnya di kawasan Bugeng,  Peudada, Bireuen mobil mereka dihadang orang tak dikenal (OTK) dengan menggunakan senjata api jenis pistol.

“Terakhir, kita mendapat informasi ketiganya diturunkan di sebuah kebun kelapa sawit di Langsa,” sebutnya.

Komentar

Berita Terbaru