oleh

Usai Nikmati Jamwer dan Kopi Merah, Sandiaga Uno Dicurhati Petani Kopi

PENANEGERI, Jambuwer — Tiba di Jambuwer, Kromengan, Kabupaten Malang, hari Sabtu (24/11/2018). Calon Wakil Presiden Sandiaga Salahudin Uno langsung menjajal dan meracik minuman khas daerah tersebut.

Jahe Merah Jambuwer atau yang biasa di sebut Jamwer.

Sandi dengan senyumnya yang khas dan simpatik berujar, “Cuaca mendung dan dingin di Malang cocok minum jahe merah ini. Rasanya hangat dari tenggorokan sampai perut,” kata Mantan Wakil Gubernur DKI ini dengan senyum puas.

Masyarakat masih belum puas, Sandi yang di mana-mana menjadi magnet massa masyarakat itu pun juga diminta warga untuk mencicipi dan membuat kopi merah Jambuwer.

 

“Setelah minum jahe merah, tambah kopi juga sedap, karena tadi mendung sekarang hujan. Berkah,” ucap Sandi lagi.

Saat minum kopi itulah, Kusnan, petani kopi langsung curhat begitu ada kesempatan tanya jawab.

“Pak Sandi, harga kopi turun, sementara harga pupuk dan biaya produksi naik. Sedangkan harga jual turun,” kata Kusnan.

“Untuk biaya produksi dan pupuk mahal. Tapi saat panen harga kopi selalu jatuh, yaitu sekitar Rp 20 ribu hingga Rp 23 ribu per kilogram,” keluh Kusnan lagi.

 

Menurut Sandi disinilah seharusnya pemerintah hadir.

“Kami akan perjuangkan, karena janji itu hutang dan pasti ditagih. Kalau di Jakarta harga secangkir kopi tidak pernah turun, harganya bisa mencapai Rp. 40 ribu. Di sini kopi sangat enak sekali, tentunya ini bisa menjadi potensi tersendiri,” ucap Sandi.

Namun, tambah Sandi, untuk persoalan biaya produksi tanam kopi harus ditekan. Dengan demikian, pengeluaran akan lebih sedikit, dan pendapatan akan semakin tinggi.

Selain itu, pihaknya juga berjanji akan membantu pemasaran kopi petani.

“Kami berharap beban produksi bisa ditekan, untuk pemasarannya bisa kami bantu. Itulah tugas pemimpin adalah mendengar suara rakyat,” pungkasnya. (*)

Komentar

Berita Terbaru