oleh

Van Bronckhorst Soroti Kinerja Feyenord

PENANEGERI, Sepakbola – Giovanni Van Bronckhorst menyinggung kecerobohan Feyenoord setelah mereka dikalahkan 3-1 oleh Napoli di Liga Champions tengah pekan ini.

Klub Eredivisie itu memiliki pertahanan  yang buruk sepanjang pertandingan, memberi hadiah pada Napoli yang menghasilkan gol dan gagal memanfaatkan penalti yang dieksekusi Jens Toornstra.

Sofyan Amrabat mencetak gol hiburan di akhir, tapi Van Bronckhorst mengakui bahwa itu terlalu terlambat dan menginginkan anak asuhnya lebih klinis dan memiliki konsentrasi untuk membuka ruang.

“Kami kebobolan secara langsung, tapi kami tetap dalam mengimbangi permainan sampai babak pertama. Setelah itu, kami membuat dua kesalahan dan melewatkan penalti. Di Liga Champions, ini semua tentang momen dan kami membuat terlalu banyak kesalahan individu. Saya tidak suka dengan prosesnya karena ini adalah periode menentukan,” kata pelatih tersebut, dikutip dari laman ESPN, Kamis (28/9).

“Saya akui, sangat sulit bermain San Paolo. Kami berharap bisa bermain lebih keras di Napoli. Setelah gol pertama, kami berusaha tetap solid, tapi kami mengalami beberapa situasi dan kesalahan yang tidak menguntungkan. Napoli bermain sepakbola dengan sangat mudah dan mereka berbakat. Sayangnya, dengan begitu banyak kehilangan pemain penting di lapangan, dan itu membuat perbedaan besar,” tambahnya.

Kapten Feyenoord Karim El Ahmadi juga menuangkan rasa frustrasi, percaya bahwa pengalaman timnya tersebut tidak untuk diceritakan.

“Ini benar-benar tidak perlu. Kami benar-benar naif untuk gol kedua dan ketiga, maka Anda hanya mencoba memberi diri Anda kesempatan dalam pertandingan. Kami tidak punya waktu untuk berkembang sebagai sebuah tim, sebagai tim yang memiliki bakat yang bagus dan segalanya, tapi di Liga Champions, Anda harus berada di tingkat jauh lebih tinggi. Ini sangat membuat frustrasi,” terangnya.

“Tapi apa yang bisa Anda lakukan untuk melakukannya? Anda bisa bertarung, tapi tidak banyak yang bisa Anda lakukan. Ini adalah masa dimana mentalitas sebagai sebuah tim harus dipertebal,” lanjutnya.

“Saya kecewa dengan hasilnya tapi optimis untuk pertandingan selanjutnya, kami memiliki empat pertandingan yang menentukan untuk lolos ke babak 16 besar. Kami akan memaksimalkan semua kemampuan dan tidak ingin mengecewakan para penggemar,” tandasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *